14 December 2025, 02:01

Israel Ledakkan Mobil di Gaza City, Klaim Komandan Senior Hamas Raed Saed Tewas; Hamas Belum Mengonfirmasi

Militer Israel melancarkan serangan terhadap sebuah kendaraan di Kota Gaza pada Sabtu (13/12/2025) waktu setempat.

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Zainur Akbar
1,857
Israel Ledakkan Mobil di Gaza City, Klaim Komandan Senior Hamas Raed Saed Tewas; Hamas Belum Mengonfirmasi
Foto: Ilustrasi tentara Israel (AP Photo/File)

Perspektif.co.id - Militer Israel melancarkan serangan terhadap sebuah kendaraan di Kota Gaza pada Sabtu (13/12/2025) waktu setempat. Israel mengklaim serangan itu menewaskan Raed Saed, komandan senior Hamas yang disebut sebagai salah satu arsitek serangan 7 Oktober 2023. Namun hingga laporan ini diturunkan, Hamas tidak memberikan konfirmasi apakah Saed termasuk korban dalam serangan tersebut. 

Otoritas kesehatan di Gaza melaporkan korban tewas dalam serangan kendaraan itu. Sejumlah laporan menyebut angka korban empat hingga lima orang, dengan puluhan lainnya terluka. Reuters melaporkan serangan tersebut menewaskan lima orang dan melukai setidaknya 25 orang, sementara detikNews mengutip otoritas kesehatan Gaza yang menyebut empat orang tewas

Dalam pernyataannya, militer Israel menyebut mereka menargetkan “komandan senior Hamas” di Kota Gaza tanpa merinci identitas. Reuters melaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz menyatakan operasi itu dilakukan sebagai respons atas insiden pada hari yang sama ketika sebuah alat peledak melukai dua tentara Israel. 

Seorang pejabat militer Israel, dikutip Reuters, menggambarkan Saed sebagai figur berpangkat tinggi yang membantu membangun dan mengembangkan jaringan produksi senjata Hamas. Pejabat itu juga menuduh Saed berupaya menghidupkan kembali kemampuan dan manufaktur persenjataan Hamas, yang disebut sebagai “pelanggaran terang-terangan” terhadap gencatan senjata. 

Sejumlah sumber Hamas yang dikutip Reuters menyebut Saed kerap dipandang sebagai orang nomor dua di struktur sayap bersenjata Hamas, setelah Izz eldeen Al-Hadad, dan pernah memimpin batalion Hamas di Kota Gaza yang dikenal sebagai salah satu unit terbesar dan paling lengkap perlengkapannya. 

Di sisi lain, Hamas mengecam serangan tersebut dan menilainya sebagai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata, tetapi tidak menyatakan apakah Saed terluka atau tewas, serta tidak menyampaikan ancaman balasan secara langsung dalam pernyataan yang dikutip Reuters. (Reuters)

Insiden ini terjadi di tengah gencatan senjata yang mulai berlaku pada Oktober 2025, namun tetap diwarnai kekerasan sporadis. Reuters melaporkan, sejak gencatan senjata berjalan, otoritas kesehatan Palestina mencatat ratusan korban tewas akibat serangan-serangan lanjutan di Gaza, sementara Israel juga melaporkan korban dari pihak tentaranya pada periode yang sama. 

Sementara itu, laporan Al Jazeera menyebut Israel mengklaim telah menyerang anggota “kunci” Hamas di Gaza, namun identitas target dan korban tidak langsung dipublikasikan oleh Israel pada awal pernyataan. 

Berita Terkait