Dedi Mulyadi dan Praktik Politik Melodramatik, Bahaya Demokrasi Semu Serta Degradasi Ruang Publik
Fenomena Dedi Mulyadi sebagai ‘Gubernur Konten’ menyodorkan dilema menarik dalam lanskap demokrasi digital Indonesia
Kategori berita Politik
Fenomena Dedi Mulyadi sebagai ‘Gubernur Konten’ menyodorkan dilema menarik dalam lanskap demokrasi digital Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menyiapkan agenda pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam, 3 Maret 2026
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyatakan keinginannya untuk maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2029
Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus mengungkap dua faktor yang ia nilai ikut menarik sejumlah kader Partai NasDem bergabung ke PSI.
Ahmad Sahroni mengungkapkan bahwa Rusdi Masse Mappasessu telah mengundurkan diri tidak hanya dari kepengurusan dan keanggotaan Partai NasDem
Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI merotasi sejumlah anggotanya di parlemen, Senayan, Jakarta.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto merespons pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Kehadiran Presiden ke-5 RI itu menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai yang dijadwalkan berlangsung pada 10–12 Januari 2026.
Pilkada tak langsung dinilai bukan sekadar perubahan mekanisme, melainkan konsekuensi logis dari kartelisasi partai yang semakin matang.
Sejumlah elite partai politik dari koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan pada Minggu (28/12/2025).
Wakil Presiden ke-13 RI KH Ma’ruf Amin memutuskan mengundurkan diri dari dua posisi strategis sekaligus
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan dirinya tidak pernah—dan tidak akan—memakai Golkar sebagai kendaraan untuk melancarkan kepentingan pribadi.
Kedekatan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dengan pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dinilai mulai menggerus.