Tangerang Selatan,Perspektif.co.id - Gelombang kedua bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di sejumlah wilayah Sumatra kembali diberangkatkan dari Landasan Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana publik yang digagas Ferry Irwandi melalui platform Kitabisa.com, sekaligus bagian dari pengiriman logistik yang dikoordinasikan Polri bersama berbagai elemen masyarakat.
Melalui keterangan resmi di akun Instagram Kitabisa.com, dijelaskan bahwa paket bantuan titipan para donatur dari galang dana Ferry Irwandi telah lepas landas pada Jumat pagi. Bantuan yang dikirim mencakup makanan siap santap, paket hygiene kit, sembako, hingga pakan kucing (cat food) untuk hewan yang turut terdampak di area bencana. Pihak Kitabisa menegaskan pola penyaluran dilakukan bertahap menyesuaikan kebutuhan di lapangan yang terus bergerak dinamis.
“Sejak pagi, bantuan titipan donatur dari galang dana Bang Ferry Irwandi kami berangkatkan dari Landasan Udara Pondok Cabe. Berbagai barang bantuan seperti makanan siap santap, hygiene kit, sembako, hingga cat food disiapkan untuk segera disalurkan. Penyaluran akan terus berjalan secara berkala. Atas nama masyarakat Indonesia, bismillah, kita kawal bersama donasi ini,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan Kitabisa.com.
Sejalan dengan inisiatif donasi publik tersebut, Divisi Humas Polri menyampaikan bahwa institusinya juga memberangkatkan gelombang besar bantuan kemanusiaan ke sejumlah titik terdampak di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Fokus distribusi diarahkan ke daerah yang masih memerlukan pasokan logistik dalam jumlah besar, seperti Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan. Bantuan juga dikirim untuk memperkuat penanganan darurat di Aceh dan Medan yang menampung ribuan pengungsi.
Sebagai bentuk penguatan koordinasi, Polri membuka Posko Bantuan Terpusat di Lanud Pondok Cabe. Melalui posko ini, masyarakat, komunitas relawan, dan lembaga kemanusiaan dapat mengkonsolidasikan berbagai jenis bantuan logistik sebelum didistribusikan ke wilayah bencana. Skema ini diharapkan menciptakan alur penyaluran yang lebih terukur, mencegah tumpang tindih bantuan, dan memastikan area paling terdampak menjadi prioritas.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif berpartisipasi dalam penggalangan dan penyaluran bantuan. Ia menegaskan komitmen Polri untuk mengawal penuh proses distribusi hingga bantuan benar-benar diterima para penyintas di berbagai daerah terdampak. “Semangat gotong royong masyarakat Indonesia kembali jadi pilar utama dalam penanganan bencana ini. Polri akan terus mendampingi setiap tahapan pengiriman dan bekerja bersama relawan serta warga agar bantuan tersalurkan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dengan sinergi antara inisiatif publik melalui galang dana daring dan koordinasi logistik oleh Polri, gelombang kedua bantuan yang diberangkatkan dari Pondok Cabe ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak bencana sekaligus mempercepat proses pemulihan di wilayah-wilayah yang hingga kini masih berada dalam situasi darurat.