JAKARTA, Perspektif.co.id - Program Internet Rakyat mulai membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin menikmati layanan internet murah berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA) di frekuensi 1,4 GHz dengan teknologi Open RAN. Layanan ini diklaim sebagai salah satu jaringan FWA 5G berbasis Open RAN pertama di dunia dan menyasar perluasan akses internet terjangkau.
Calon pelanggan dapat melakukan registrasi secara mandiri melalui laman resmi yang disediakan oleh PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) yang ditugaskan menangani implementasi Internet Rakyat. Perseroan tersebut berfokus pada pemerataan layanan konektivitas berbiaya rendah.
“Internet Rakyat dirancang sebagai layanan internet berbiaya terjangkau dengan kecepatan hingga 100 Mbps, sehingga masyarakat bisa mendapatkan koneksi yang stabil tanpa harus mengeluarkan biaya besar setiap bulan,” demikian dijelaskan dalam keterangan mengenai program tersebut.
Melalui tahap pra-registrasi, masyarakat diminta mengisi data dan menandai lokasi agar penyedia dapat memetakan prioritas pemasangan jaringan di wilayah sasaran.
Berikut rangkuman tata cara pendaftaran Internet Rakyat melalui link resmi https://internetrakyat.id/register:
- Akses Situs Registrasi
Langkah pertama, calon pelanggan membuka laman registrasi yang telah disiapkan oleh PT Telemedia Komunikasi Pratama. Akses dapat dilakukan dengan mengetik alamat https://internetrakyat.id/register di peramban atau mengklik tautan resmi yang dibagikan penyelenggara. Pihak penyedia mengingatkan agar masyarakat hanya menggunakan situs resmi untuk menghindari tautan palsu atau phishing. (detikcom) Mengisi Data Diri
Setelah masuk ke halaman Registrasi Internet Rakyat, pengguna diminta melengkapi sejumlah informasi pribadi. Data yang umumnya wajib diisi meliputi:- Nama lengkap
- Alamat email
- Nomor HP atau WhatsApp aktif
- Kota, provinsi, kecamatan, dan desa tempat domisili
- Kode pos
“Calon pelanggan perlu memastikan seluruh data yang diinput sudah benar agar proses verifikasi dan konfirmasi pemasangan bisa berjalan lancar,” demikian dijelaskan pada panduan pendaftaran.
Verifikasi Nomor Handphone
Pada kolom nomor HP, calon pelanggan harus memasukkan nomor WhatsApp yang masih aktif. Setelah itu, tekan tombol “Kirim OTP” di sisi kanan kolom.Sistem lalu mengirimkan kode One Time Password (OTP) enam digit ke WhatsApp. Kode tersebut kemudian diinput ke kolom “Masukkan OTP yang dikirim via WhatsApp (6 Digit)” untuk memvalidasi kepemilikan nomor. Verifikasi ini menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan komunikasi resmi dari penyedia benar-benar sampai ke pemohon.
Menentukan Titik Lokasi Pemasangan
Setelah verifikasi nomor selesai, calon pelanggan diminta menandai titik lokasi pemasangan menggunakan peta digital yang tersedia di laman registrasi.Penandaan titik koordinat ini disebut sebagai langkah krusial. “Lokasi yang ditandai di peta digital akan digunakan sebagai dasar penentuan prioritas pemasangan jaringan Internet Rakyat,” tertulis dalam penjelasan teknis program. Hal ini membantu penyedia memetakan sebaran permintaan dan kebutuhan perangkat di lapangan.
Menuliskan Alamat Lengkap
Sesudah menandai titik lokasi di peta, calon pelanggan kembali diminta menuliskan alamat lengkap secara rinci pada kolom yang tersedia di bawah tampilan peta.Alamat ini perlu diisi sejelas mungkin, termasuk keterangan gang, blok, nama bangunan, atau patokan lain, untuk mempermudah tim teknis saat melakukan survei maupun pemasangan perangkat di kemudian hari.
Menyetujui Syarat Layanan dan Mengirim Registrasi
Tahap terakhir, calon pelanggan harus mencentang kolom persetujuan terkait syarat layanan dan kebijakan privasi Internet Rakyat. Setelah itu, klik tombol “Registrasi” atau “Kirim” untuk mengajukan pendaftaran.“Setelah formulir dikirim, masyarakat tinggal menunggu konfirmasi lanjutan melalui email atau WhatsApp dari penyedia layanan,” tertulis pada panduan. Konfirmasi tersebut nantinya akan memuat informasi status pendaftaran, ketersediaan jaringan di lokasi, hingga jadwal pemasangan bila wilayah sudah terlayani.
Di Wilayah Mana Internet Rakyat Tersedia?
Mengacu informasi dari pihak Surge, pada tahap awal Internet Rakyat akan digelar di sejumlah titik di Pulau Jawa, Maluku, dan Papua. Untuk menunjang implementasi awal ini, Surge berencana menugaskan hingga 4.800 stasiun kepada perusahaan patungan OREX SAI pada kuartal I tahun 2026.
Bagi calon pelanggan yang berada di wilayah-wilayah yang sudah tercover, setelah melakukan registrasi di laman resmi, sistem akan memberikan notifikasi bahwa area tersebut siap dipasangi layanan Internet Rakyat. Jika wilayah belum tersedia, data pendaftar tetap disimpan sebagai bahan pemetaan perluasan jaringan ke depan.
Tarif Paket dan Kecepatan Internet Rakyat
Untuk saat ini, Internet Rakyat hanya menawarkan satu jenis paket berlangganan. Biaya langganan ditetapkan sebesar Rp 100 ribu per bulan dengan masa aktif 30 hari. Dalam periode tersebut, pelanggan diklaim bisa menikmati kecepatan akses internet hingga 100 Mbps, yang dinilai cukup untuk kebutuhan browsing, streaming, maupun aktivitas kerja dan belajar daring di rumah.
Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu opsi wifi rumahan yang lebih terjangkau di tengah kebutuhan konektivitas yang terus meningkat. “Dengan tarif Rp 100 ribu per bulan, Internet Rakyat diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus memperluas akses digital hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani optimal,” demikian rangkuman tujuan program tersebut. (detikcom)
Masyarakat yang berminat disarankan selalu memastikan akses melalui situs resmi internetrakyat.id dan menunggu konfirmasi langsung dari penyedia, baik melalui email maupun WhatsApp, sebelum melakukan pembayaran atau langkah lanjutan lainnya.