06 January 2026, 23:45

Internet Rakyat 100 Mbps Rp100 Ribu Mulai Jalan Bertahap 2026, Begini Cara Daftar Pra-Registrasi

Program “Internet Rakyat” dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan tarif Rp100 ribu per bulan dijadwalkan mulai aktif bertahap pada kuartal I 2026.

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Zainur Akbar
2,134
Internet Rakyat 100 Mbps Rp100 Ribu Mulai Jalan Bertahap 2026, Begini Cara Daftar Pra-Registrasi
Ilustrasi. Program Internet Rakyat 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu bakal aktif secara bertahap dimulai pada kuartal pertama 2026. (Foto: iStockphoto/Blue Planet Studio)

Perspektif.co.id - Program “Internet Rakyat” dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan tarif Rp100 ribu per bulan dijadwalkan mulai aktif bertahap pada kuartal I 2026. Layanan ini dikembangkan SURGE (PT Solusi Sinergi Digital Tbk/WIFI) melalui ekosistem layanan akses nirkabel tetap (Fixed Wireless Access/FWA) 5G berbasis spektrum 1,4 GHz, yang ditargetkan menawarkan internet rumah berkuota tak terbatas dengan biaya terjangkau. 

Dari sisi payung kebijakan spektrum, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) sebelumnya meresmikan dua pemenang seleksi pita frekuensi 1,4 GHz untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA). Dalam siaran pers Tim Seleksi, PT Telemedia Komunikasi Pratama ditetapkan sebagai pemenang untuk Regional I, sementara PT Eka Mas Republik menjadi pemenang untuk Regional II dan Regional III. Kemkomdigi menyebut penerapan BWA pada 1,4 GHz diharapkan menghadirkan internet jaringan tetap berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps dengan harga terjangkau. 

Sejalan dengan itu, SURGE menggandeng FiberHome sebagai mitra teknologi untuk penggelaran jaringan FWA 5G pada spektrum 1,4 GHz di Indonesia. Dalam skema kemitraan, FiberHome disebut akan memasok rangkaian produk FWA yang dikembangkan khusus dan “dioptimalkan secara eksklusif” untuk kinerja puncak di spektrum 1,4 GHz—yang kemudian menjadi tulang punggung jaringan 5G FWA SURGE agar operasionalnya efisien dan stabil.

Manajemen menyampaikan kolaborasi ini diproyeksikan menopang peluncuran layanan komersial 5G FWA pada kuartal I 2026, dengan skema kuota tanpa batas dan kecepatan hingga 100 Mbps di harga Rp100.000. Presiden Direktur SURGE Yune Marketatmo menegaskan kerja sama tersebut sebagai langkah penting dalam perjalanan konektivitas digital nasional. “Kolaborasi kami dengan FiberHome menandai tonggak penting… SURGE berkomitmen untuk menetapkan standar baru bagi layanan broadband tetap yang terjangkau dan berkinerja tinggi,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip. 

Dari sisi kesiapan jaringan, FiberHome dan SURGE disebut telah melakukan instalasi serta mengoperasikan site on-air di wilayah Jawa untuk uji pra-komersial. Target awal peluncuran layanan juga menyesuaikan karakter wilayah spektrum dan kebutuhan pasar, dengan fokus pemenuhan permintaan tinggi di Jawa sekaligus upaya menjembatani ketertinggalan infrastruktur digital di Papua dan Maluku.

Namun, untuk waktu aktivasi per pengguna, belum ada tanggal tunggal yang berlaku nasional. Informasi di laman resminya menunjukkan layanan digelar bertahap dan memasuki fase distribusi perangkat (CPE/modem) serta aktivasi komersial pada rentang Januari–Juni 2026, setelah proses verifikasi dan kesiapan jaringan di lokasi pelanggan. Artinya, pelanggan yang lebih dulu praregistrasi berpotensi masuk daftar prioritas ketika cakupan di wilayahnya sudah tersedia. 

Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran saat ini masih berbentuk pra-registrasi daring. Pada halaman registrasi, paket yang ditampilkan adalah Rp100.000 untuk 30 hari, dengan klaim “gratis sewa modem (CPE)”, kecepatan hingga 100 Mbps, kuota unlimited, tanpa biaya pemasangan, serta terdapat informasi “Rp0 free trial”/gratis bulan pertama pada tampilan pembayaran. Form pendaftaran juga meminta verifikasi OTP via WhatsApp sebelum pengisian detail alamat dan lokasi pemasangan. 

Berikut cara daftar pra-registrasi Internet Rakyat versi langkah ringkas:

  1. Kunjungi laman pendaftaran resmi: internetrakyat.id (pilih menu Pra-Registrasi) 
  2. Isi data diri awal (nama, email, nomor WhatsApp), lalu lakukan verifikasi OTP 
  3. Lengkapi data lokasi (provinsi, kota/kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa, kode pos, alamat lengkap) dan pasang titik lokasi di peta 
  4. Setujui syarat & ketentuan, kemudian klik registrasi 

Setelah registrasi, data calon pelanggan akan diproses dan umumnya akan dihubungi ketika wilayah pemasangan sudah masuk cakupan dan lolos verifikasi, termasuk pada fase pengiriman perangkat CPE/modem selama periode aktivasi komersial Januari–Juni 2026. 

Berita Terkait