04 January 2026, 15:08

Jenazah Pelatih Valencia Akhirnya Ditemukan di Labuan Bajo, Polisi Pastikan Identitasnya

Kepolisian memastikan satu jenazah korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,260
Jenazah Pelatih Valencia Akhirnya Ditemukan di Labuan Bajo, Polisi Pastikan Identitasnya
Pelatih Valencia tenggelam di Labuan Bajo ditemukan Minggu pagi. (Arsip Istimewa)

LABUAN BAJO, Perspektif.co.id - Kepolisian memastikan satu jenazah korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang ditemukan pada Minggu (4/1) pagi adalah pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras (FMC). Kepastian itu disampaikan setelah proses identifikasi rampung dilakukan di RSUD Komodo, Labuan Bajo.

“Iya benar, berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan dari Kapolres Manggarai Barat, korban yang ditemukan Minggu pagi adalah FMC,” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra saat dikonfirmasi, Minggu (4/1).

Henry menjelaskan, identifikasi terhadap jenazah laki-laki dewasa yang dievakuasi ke Labuan Bajo telah selesai. Dengan hasil tersebut, FMC dipastikan menjadi satu dari tiga korban yang sebelumnya masih dinyatakan hilang dalam insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah.

Sebelumnya, tim SAR gabungan pada Minggu (4/1) pagi menemukan satu jasad pria dewasa mengapung saat operasi penyisiran dilakukan di sekitar perairan Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat. Jasad tersebut terlihat sekitar pukul 08.47 WITA, lalu dievakuasi untuk proses identifikasi.

“Jenazah korban lalu dievakuasi ke Labuan Bajo untuk diidentifikasi,” kata Henry.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fatur Rahman, menyebut titik penemuan korban berada sekitar 1,13 nautical mile atau sekitar dua kilometer dari titik duga lokasi kapal tenggelam. Ia menambahkan, pencarian masih berlanjut karena masih ada dua korban lain yang belum ditemukan.

Dari perkembangan tersebut, operasi SAR disebut berpeluang kembali diperpanjang. Fatur menegaskan, temuan satu korban menjadi dasar untuk melanjutkan upaya pencarian terhadap korban lainnya.

“Rencana (diperpanjang operasi SAR) begitu ada tanda-tanda ini ditemukan operasi SAR kita perpanjang kembali,” ujar Fatur.

Insiden tenggelamnya kapal wisata di sekitar Labuan Bajo sebelumnya menjadi perhatian luas, termasuk di media internasional, mengingat korban terkait merupakan pelatih klub sepak bola asal Spanyol dan operasi pencarian dilakukan di perairan dengan arus serta gelombang yang dapat berubah cepat.

Berita Terkait