Perspektif.co.id - Konten kreator Reza “Arap” Oktovian menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan terkait penyelidikan meninggalnya selebgram Lula Lahfah. Pemeriksaan berlangsung dari tengah malam hingga dini hari, dengan total puluhan pertanyaan yang dilontarkan penyidik.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan pemeriksaan dilakukan setelah Reza memenuhi panggilan klarifikasi pada Senin malam, 26 Januari 2026. Reza disebut datang sekitar pukul 23.00 WIB dan baru selesai diperiksa pada Selasa dini hari pukul 03.46 WIB. “Kami memberikan 30 pertanyaan,” kata Iskandarsyah kepada wartawan. Ia juga menegaskan, “Jam 23.00 WIB datang,” saat menjelaskan rentang waktu pemeriksaan tersebut.
Kasus ini mencuat setelah Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen di Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari 2026 malam. Polisi menyebut penemuan bermula dari kekhawatiran asisten rumah tangga (ART) yang tidak mendapat respons dari korban. ART lalu meminta bantuan pihak pengelola, sebelum petugas keamanan membuka pintu kamar. “Iya ditemukan sendiri oleh petugas keamanan karena ada kekhawatiran ART di mana saat diketok tidak buka pintu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
Dalam penanganan awal, polisi menyatakan korban ditemukan sudah meninggal dan tubuhnya dalam kondisi kaku. “(Kondisi saat ditemukan) sudah meninggal dan kaku,” ujar Budi. Polisi juga menyebut Lula saat itu diketahui sedang dalam kondisi kurang sehat, meski tidak merinci penyakitnya. “Dan diketahui bahwa kondisi kesehatan lagi kurang sehat,” kata dia.
Sejumlah temuan juga didalami penyidik dari lokasi kejadian. Polres Metro Jakarta Selatan menyebut ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI, dengan waktu temuan pada Jumat malam pukul 18.44 WIB. “Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih dalam keterangannya.
Pihak kepolisian menyatakan penyelidikan terus berjalan, termasuk penguatan keterangan saksi dan pelengkapan alat bukti. AKBP Iskandarsyah menyebut sebelumnya penyidik memanggil enam saksi untuk menyusun rangkaian peristiwa, sekaligus menunggu kelengkapan hasil laboratorium forensik serta meminta keterangan rumah sakit mengenai riwayat kesehatan almarhumah.
Dalam perkembangan lain, polisi juga menyebut Reza sempat berada di tempat kejadian perkara saat insiden tersebut, dan pihaknya menekankan pemeriksaan klarifikasi dilakukan untuk memastikan informasi yang dibutuhkan penyidik.
Sementara itu, jenazah Lula sempat dibawa ke RS Fatmawati usai ditemukan, sebelum akhirnya dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.