24 December 2025, 16:48

Bocah Tak Dikenal Tewas Tertabrak Kereta di Cakung, Polisi Minta Keluarga Hubungi 110

Seorang anak laki-laki ditemukan meninggal dunia di area perlintasan rel kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Reporter: Anggi Ranf
Editor: Deden M Rojani
1,594
Bocah Tak Dikenal Tewas Tertabrak Kereta di Cakung, Polisi Minta Keluarga Hubungi 110
Seorang anak laki-laki ditemukan tak bernyawa di perlintasan rel di Cakung, Jakarta Timur (Jaktim). Korban diduga tewas setelah tertemper kereta. (Dok. Istimewa)

Perspektif.co.id - Seorang anak laki-laki ditemukan meninggal dunia di area perlintasan rel kawasan Cakung, Jakarta Timur. Polisi menduga korban tewas setelah tertabrak kereta api di sekitar Stasiun Klender Baru, Kelurahan Penggilingan. 

Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro menyatakan peristiwa itu terjadi pada Senin malam, 22 Desember 2025. “Seorang laki-laki yang meninggal dunia karena tertabrak kereta api di Stasiun Klender Baru, Kelurahan Penggilingan, Cakung,” kata Widodo pada Rabu (24/12/2025). Polisi memperkirakan usia korban sekitar 12 tahun.

Widodo menjelaskan, jasad korban pertama kali terlihat oleh petugas yang tengah berpatroli. Patroli tersebut dipimpin Ipda Hendra Kurniawan yang kemudian meminta warga sekitar membantu mengecek apakah ada yang mengenali korban. Namun hingga saat itu tidak ada warga yang dapat mengidentifikasi, diduga karena kondisi korban yang sempat terseret. 

“Saksi saat sedang berpatroli melihat korban tergeletak di perlintasan rel empat di Stasiun Klender Baru. Selanjutnya, saksi 1 memberitahukan warga untuk melihat apakah ada yang mengenal, namun warga sekitar tidak ada yang mengenalinya,” ujar Widodo. Setelah itu, warga menghubungi call center Polsek Cakung dan petugas piket mendatangi lokasi kejadian. 

Karena korban tidak membawa identitas dan belum ada pihak keluarga yang datang, Polsek Cakung melanjutkan koordinasi dengan unsur lain untuk penanganan di tempat. “Karena korban tanpa identitas tidak ada keluarganya, selanjutnya Piket SPKT Polsek Cakung menghubungi Pamapta dan Piket Identifikasi Polres Jakarta Timur,” kata Widodo.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, atau mengenali ciri-ciri korban, untuk segera menghubungi aparat. Widodo menyebut keluarga dapat mengontak call center Polsek Cakung atau hotline 110 guna membantu proses identifikasi. Sementara itu, korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan medis (visum). 

Berita Terkait