TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Apple mengguncang industri laptop global setelah merilis MacBook Air generasi terbaru yang ditenagai chip M5 pada 3 Maret 2026 di Cupertino, California. Peluncuran ini menandai perubahan signifikan pada lini laptop paling populer di dunia, dengan peningkatan performa, kapasitas penyimpanan dua kali lipat, serta konektivitas nirkabel generasi baru yang langsung memicu respons besar dari komunitas teknologi internasional.
“MacBook Air baru dengan M5 menghadirkan performa luar biasa dan lebih banyak kemampuan ke laptop paling populer di dunia,” ujar John Ternus, Vice President Hardware Engineering Apple.
Chip M5 membawa CPU lebih cepat, GPU generasi terbaru, serta Neural Accelerator di setiap inti prosesor yang dirancang untuk menangani alur kerja kreatif hingga pemrosesan AI yang semakin kompleks. Apple menegaskan bahwa peningkatan ini bukan sekadar iterasi, tetapi lompatan performa yang membuat MacBook Air semakin kompetitif di kelas ultrathin premium.
“Dengan M5, MacBook Air mendukung berbagai tugas, mulai dari produktivitas sehari-hari hingga beban kerja kreatif, dan makin cepat untuk AI,” lanjut Ternus dalam pernyataannya.
Model terbaru ini kini hadir dengan penyimpanan awal 512GB—dua kali lipat dari generasi sebelumnya—dan dapat dikonfigurasi hingga 4TB. Apple juga menyematkan chip nirkabel N1 yang mendukung Wi‑Fi 7 dan Bluetooth 6, menjadikannya salah satu laptop paling siap untuk ekosistem konektivitas masa depan.
MacBook Air M5 tersedia dalam ukuran 13 inci dan 15 inci dengan pilihan warna sky blue, midnight, starlight, dan silver. Apple memastikan desain aluminium tetap tipis, ringan, dan tahan lama, lengkap dengan layar Liquid Retina, kamera 12MP Center Stage, baterai hingga 18 jam, sistem audio Spatial Audio, serta dua port Thunderbolt 4 yang kini mendukung hingga dua layar eksternal.
Di Amerika Serikat, harga mulai dari US$1.099 untuk model 13 inci—setara sekitar Rp17,5 juta—dan US$1.299 untuk model 15 inci—sekitar Rp20,7 juta. Pre-order dibuka 4 Maret dan pengiriman dimulai 11 Maret 2026.
Apple menegaskan bahwa kombinasi macOS Tahoe dan Apple Intelligence membuat MacBook Air M5 menjadi perangkat yang sangat menarik bagi mahasiswa, kreator konten, hingga pengguna bisnis yang membutuhkan performa tinggi dalam perangkat portabel. Dengan peningkatan signifikan pada memori, penyimpanan, dan kemampuan AI, MacBook Air M5 diposisikan sebagai laptop mainstream yang siap menghadapi era komputasi generatif.