TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Apple secara resmi mengumumkan perluasan besar-besaran Program Manufaktur Amerika (American Manufacturing Program/AMP) pada 26 Maret 2026, dengan menggandeng empat mitra industri strategis baru yakni Bosch, Cirrus Logic, TDK, dan Qnity Electronics. Keempatnya ditugaskan memproduksi komponen esensial dan material canggih di dalam negeri Amerika Serikat untuk perangkat Apple yang dipasarkan ke seluruh dunia.
Langkah ini bukan sekadar ekspansi bisnis biasa, melainkan bagian dari komitmen investasi senilai 600 miliar dolar AS atau sekitar Rp 9.750 triliun yang dijanjikan Apple selama empat tahun ke depan. Khusus untuk keempat kemitraan baru ini, Apple berencana mengucurkan dana sebesar 400 juta dolar AS atau setara Rp 6,5 triliun hingga tahun 2030. Pengumuman ini disampaikan langsung melalui laman resmi Apple Newsroom dan menjadi salah satu sinyal terkuat bahwa Apple serius merelokasi rantai pasokan kritisnya ke tanah Amerika.
“Di Apple, kami percaya pada kekuatan inovasi dan manufaktur Amerika, dan kami bangga bermitra dengan lebih banyak perusahaan untuk memproduksi komponen penting serta material mutakhir untuk produk kami langsung di sini di AS,” kata Tim Cook, CEO Apple.
“Hari ini, kami bergabung dengan mitra kelas dunia seperti Bosch, Cirrus Logic, TDK, dan Qnity Electronics untuk memperluas lebih jauh rantai pasokan AS Apple melalui American Manufacturing Program. Ini adalah contoh nyata lain dari apa yang mungkin terjadi ketika kita berinvestasi pada kecerdasan Amerika, dan kami sangat antusias membangun masa depan bersama,” lanjut Cook sebagaimana dikutip Apple Newsroom.
Salah satu poin paling signifikan dalam pengumuman ini adalah kemitraan bersama TDK, pemasok lama Apple yang telah berkolaborasi selama lebih dari 30 tahun dalam berbagai teknologi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah hubungan keduanya, TDK akan memproduksi sensor TMR (tunnel magnetoresistance) canggih di fasilitas mereka di Amerika Serikat, bukan di luar negeri.
Sensor TMR ini merupakan komponen krusial yang menopang sejumlah fitur unggulan iPhone, termasuk sistem stabilisasi kamera yang selama ini menjadi kebanggaan lini iPhone. Fasilitas TDK di AS itu nantinya akan memasok sensor tersebut ke perangkat yang dikirimkan ke seluruh penjuru dunia, sekaligus meningkatkan volume chip yang bersumber dari rantai pasokan silikon domestik Amerika. Langkah ini dinilai analis sebagai terobosan penting mengingat ketergantungan Apple pada manufaktur Asia Timur yang selama bertahun-tahun menjadi titik rentan geopolitik perusahaan.
Kolaborasi tiga arah antara Apple, Bosch, dan TSMC juga menjadi sorotan utama dalam ekspansi AMP kali ini. Ketiganya akan bersama-sama memproduksi sirkuit terpadu (IC) untuk hardware sensor generasi baru milik Bosch di fasilitas TSMC Washington yang berlokasi di Camas, Washington.
IC yang dihasilkan di pabrik tersebut merupakan komponen vital bagi sejumlah fitur keselamatan dan kesehatan di produk Apple, mulai dari Crash Detection yang dapat mendeteksi kecelakaan, pelacakan aktivitas fisik, hingga sensor ketinggian elevasi. Kehadiran TSMC di Washington sebagai pihak ketiga dalam kemitraan ini semakin memperkuat ekosistem semikonduktor domestik AS yang sedang dibangun secara masif melalui CHIPS Act.
Gabungan keahlian manufaktur Jerman, teknologi fabrikasi Taiwan, dan desain Amerika dalam satu proyek di tanah AS ini dinilai sebagai preseden baru dalam arsitektur rantai pasokan global teknologi konsumen. Di lini lain, Apple turut menggandeng Cirrus Logic dan GlobalFoundries untuk membangun proses teknologi semikonduktor baru di fasilitas GlobalFoundries yang terletak di Malta, New York.
Proses silikon terbaru GlobalFoundries ini akan tersedia di Amerika Serikat untuk pertama kalinya dan diarahkan untuk mengaktifkan teknologi-teknologi kunci dalam ekosistem produk Apple. Melalui kemitraan ini, Cirrus Logic diberi mandat mengembangkan solusi mixed-signal untuk berbagai aplikasi Apple, termasuk IC canggih yang menjadi tulang punggung sistem Face ID. Sementara itu, Qnity Electronics bersama HD MicroSystems ditugaskan menyediakan material dan teknologi mutakhir yang tak terpisahkan dari proses manufaktur semikonduktor dan elektronik tingkat lanjut untuk kebutuhan komputasi performa tinggi dan kecerdasan buatan.
Rangkaian kolaborasi ini secara kolektif mencerminkan upaya Apple membangun ekosistem rantai pasokan domestik yang mandiri, terintegrasi, dan tahan terhadap gejolak geopolitik global. Di luar kerja sama komponen, Apple juga memperkuat fondasi jangka panjangnya lewat Apple Manufacturing Academy yang diluncurkan musim gugur lalu di Detroit.
Akademi ini dirancang khusus untuk memberikan pelatihan langsung kepada para pelaku manufaktur kelas kecil dan menengah di bidang AI, otomasi, dan manufaktur cerdas, dan hingga kini telah mendampingi hampir 150 bisnis melalui puluhan sesi pelatihan tatap muka serta program virtual. Akademi tersebut akan menyelenggarakan Spring Forum perdananya pada 30 April hingga 1 Mei 2026 di Michigan State University, East Lansing, Michigan, menghadirkan mahasiswa, pendidik, pemimpin industri, dan pelaku usaha dari berbagai skala.
Forum itu dirancang sebagai ruang diskusi imersif tentang bagaimana AI sedang mengubah wajah industri manufaktur secara menyeluruh. Mitra-mitra awal AMP seperti Amkor, Applied Materials, Broadcom, Coherent, Corning, GlobalFoundries, GlobalWafers America, MP Materials, Samsung, dan Texas Instruments disebut Apple Newsroom telah mencapai pencapaian signifikan dalam memperluas manufaktur canggih di Amerika dan memperkuat rantai pasokan domestik perusahaan.