03 December 2025, 20:08

Akses Darat Lumpuh, Pertamina Kirim Bantuan Pakai Helikopter ke Aceh Tamiang

Upaya penanganan darurat bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus digencarkan dengan memobilisasi berbagai sumber daya pemerintah dan BUMN.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,767
Akses Darat Lumpuh, Pertamina Kirim Bantuan Pakai Helikopter ke Aceh Tamiang
Pertamina kerahkan helikopter antar logistik ke Aceh Tamiang. Foto: dok Pertamina.

Aceh Tamiang, Perspektif.co.id -  Upaya penanganan darurat bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus digencarkan dengan memobilisasi berbagai sumber daya pemerintah dan BUMN. Subholding Upstream Pertamina melalui PHR Zona 1 mengerahkan helikopter untuk menyalurkan bantuan logistik langsung dari udara ke permukiman yang kini terputus aksesnya dan tak lagi bisa dijangkau melalui jalur darat.

Dalam video resmi yang diunggah akun Pertamina pada Selasa, 2 Desember 2025, terlihat kru berseragam berada di dalam helikopter menata paket-paket bantuan sebelum dijatuhkan ke wilayah pemukiman di Kecamatan Rantau. Kawasan ini menjadi salah satu titik yang mengalami genangan air tinggi dan kerusakan infrastruktur, sehingga pendaratan helikopter maupun distribusi via kendaraan darat tidak memungkinkan.

“Tidak memungkinkan untuk mendarat, tim Subholding Upstream Pertamina salurkan bantuan untuk masyarakat melalui airdrop,” demikian penjelasan resmi Pertamina yang dikutip Rabu, 3 Desember 2025. Aksi ini dilakukan berulang ke beberapa titik yang terisolasi untuk memastikan warga tetap mendapatkan suplai kebutuhan dasar selama masa darurat.

Adapun logistik yang dikirimkan mencakup makanan siap saji, air minum layak konsumsi, perlengkapan bayi, serta berbagai kebutuhan darurat lain yang sangat dibutuhkan warga setelah beberapa hari terjebak di wilayah banjir. Pertamina menyebut pengiriman bantuan dilakukan dengan prioritas pada lokasi yang sama sekali terputus dan minim akses layanan publik.

Perusahaan migas pelat merah itu menegaskan, distribusi logistik darurat masih terus berlangsung bersamaan dengan pengerahan relawan di lapangan. Sejumlah ruas jalan menuju desa-desa di Aceh Tamiang hingga kini belum dapat dilalui akibat arus sungai yang masih kuat dan tumpukan material lumpur yang menutup badan jalan. Kondisi tersebut membuat jalur udara menjadi opsi utama untuk mempercepat penyaluran bantuan.

Langkah ini menjadi bagian dari dukungan BUMN energi terhadap percepatan penanganan bencana di wilayah Sumatra bagian utara. Pertamina memastikan operasi kemanusiaan akan dilanjutkan selama status kedaruratan masih berlaku dan kebutuhan masyarakat terdampak belum sepenuhnya terpenuhi.

Berita Terkait