14 January 2026, 23:57

Viral Mobil Patwal ‘Tot Tot Wuk Wuk’ di Tol Tomang, Korlantas: Masih Dicek, Korban Diminta Buat Laporan

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri buka suara terkait video viral mobil patroli dan pengawalan (patwal) yang diduga menyenggol kendaraan lain di ruas Tol

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,495
Viral Mobil Patwal ‘Tot Tot Wuk Wuk’ di Tol Tomang, Korlantas: Masih Dicek, Korban Diminta Buat Laporan
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri buka suara soal viral mobil patwal yang diduga menyenggol kendaraan lain di ruas Tol Tomang, Jakarta Barat. Ilustrasi (Detikcom/Andhika Prasetia)

Perspektif.co.id - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri buka suara terkait video viral mobil patroli dan pengawalan (patwal) yang diduga menyenggol kendaraan lain di ruas Tol Tomang arah Tangerang. Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal menyatakan pihaknya sedang melakukan pengecekan untuk memastikan apakah benar terjadi senggolan dalam insiden tersebut. 

Faizal menegaskan pemeriksaan dilakukan termasuk meninjau kemungkinan adanya bekas benturan pada kendaraan yang terlibat. “Ini lagi kita cek. Kalau memang ada senggolannya itu pasti ada bekas senggolannya,” ujar Faizal kepada wartawan, Rabu (14/1/2026). Ia menambahkan, kondisi lalu lintas yang padat dapat membuat gesekan antarkendaraan terjadi, meski biasanya tidak fatal jika tidak terjadi pada kecepatan tinggi.

Menurut Faizal, Korlantas juga berencana mempertemukan anggota terkait dengan warga yang merasa kendaraannya tersenggol. “Kita akan minta tolong anggota untuk bertemu sama yang kemarin. Kita cek nantinya apakah itu senggolan atau bukan,” ucapnya

Insiden ini ramai diperbincangkan setelah unggahan video di media sosial yang menyebut peristiwa terjadi pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Dalam narasi unggahan, mobil patwal disebut melintas di tengah kepadatan lalu lintas dan terdengar bunyi “tot tot wuk wuk”, lalu terjadi dugaan senggolan terhadap mobil warga. Pengemudi mobil yang diklaim tersenggol disebut sempat turun dan menegur petugas, mempertanyakan alasan kendaraannya disenggol. 

Dalam unggahan yang sama, polisi di dalam mobil patwal disebut sempat menyampaikan akan menyelesaikan persoalan dengan menepi di bahu jalan dan sempat meminta maaf. Namun, narasi video itu juga menuding petugas tidak benar-benar menyelesaikan masalah dan meninggalkan lokasi. 

Faizal menyebut hingga saat ini belum ada laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan. Ia mendorong korban untuk membuat laporan agar proses klarifikasi dan penyelesaian lebih mudah dilakukan. “Enggak ada bikin laporan. Kalau bikin laporan pasti kita tahu… lebih enak kalau bikin laporan karena artinya kita bisa bertemu sama orangnya langsung,” kata Faizal. 

Sementara itu, Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho juga merespons isu yang beredar. Agus menyatakan penanganan kejadian tersebut sudah ditangani di tingkat kewilayahan. “Sudah ditangani Kapolda Banten (Irjen Pol Hengki),” ujar Agus saat dihubungi, Rabu (14/1/2026). 

Agus juga menepis narasi yang menyebut adanya penggunaan strobo dan sirene dalam peristiwa itu. Ia mengatakan informasi tersebut tidak benar, seraya menyebut penggunaan strobo dan sirene masih dibekukan dalam rangka evaluasi. “Tidak ada (penggunaan strobo dan sirine),” kata Agus. 

Berita Terkait