24 December 2025, 14:14

Pihak Aura Kasih buka Suara Soal Kedekatan Dengan Mantan Gubernur Jawa Barat

Pihak penyanyi dan aktris Aura Kasih angkat bicara merespons isu yang ramai di media sosial soal dugaan kedekatan kliennya dengan mantan Gubernur Jawa Barat

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Deden M Rojani
2,191
Pihak Aura Kasih buka Suara Soal Kedekatan Dengan Mantan Gubernur Jawa Barat
Aura Kasih mendatangi Pengadilan Agama Jakarta Selatan untuk mengurus perwalian anak pada Selasa, (9/12/2025).(KOMPAS.com/Ady Prawira Riandi )

Perspektif.co.id - Pihak penyanyi dan aktris Aura Kasih angkat bicara merespons isu yang ramai di media sosial soal dugaan kedekatan kliennya dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Isu tersebut mencuat berbarengan dengan sorotan publik terhadap proses perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya.

Kuasa hukum Aura Kasih, Yanti Nurdin, membantah keras berbagai tudingan yang mengarah kepada kliennya. “Jadi masalah gosip, saya tambahin ya. Itu semua enggak benar,” tegas Yanti kepada awak media pada Selasa (23/12/2025).

Yanti juga meminta publik tidak ikut memperbesar narasi yang belum terbukti. Menurut dia, Aura Kasih saat ini memilih fokus pada urusan keluarga dan legalitas yang sedang ditempuh, bukan terjebak dalam spekulasi. “Kalau memang enggak benar, enggak usah digoreng-gorenglah itu beritanya,” ujar Yanti. 

Sejalan dengan itu, tim hukum Aura Kasih menyatakan agenda utama kliennya adalah pengurusan perwalian anak. Dalam perkembangan terpisah, Pengadilan Agama Jakarta Selatan disebut telah mengabulkan permohonan perwalian yang diajukan Aura Kasih dan menetapkannya sebagai wali anaknya, sebagaimana disampaikan humas pengadilan.

Di sisi lain, kuasa hukum juga menegaskan kliennya merasa dirugikan jika isu liar terus berkembang dan mengaitkan nama Aura Kasih dengan persoalan rumah tangga pihak lain. “Kalau yang benar, benar. Yang salah, salah,” kata Yanti. 

Pernyataan bantahan ini muncul di tengah derasnya arus percakapan warganet yang menghubung-hubungkan figur publik dengan berbagai isu personal. Tim kuasa hukum menekankan, pembahasan mereka saat ini hanya terkait urusan perwalian dan kepentingan anak, serta meminta semua pihak menahan diri dari spekulasi yang berpotensi merugikan. 

Berita Terkait