BOGOR, Perspektif.co.id – Penguatan ketahanan ekonomi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan menjadi fokus utama program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 149 Amerta Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta di Desa Ciapus, Kabupaten Bogor. Melalui 13 program lintas sektor, mahasiswa tidak hanya menargetkan penyelesaian kegiatan selama masa pengabdian, tetapi juga mendorong lahirnya program yang dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat.
Mengusung tema "Mengalir Bersama, Menumbuhkan Desa yang Berdaya", program KKN tersebut dirancang dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu prioritasnya ialah memperkuat perekonomian desa melalui edukasi literasi keuangan serta penyelenggaraan pasar murah guna membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi di tengah perkembangan era digital.
Selain sektor ekonomi, mahasiswa juga menjalankan berbagai program kesehatan, seperti edukasi pencegahan stunting dan pemeriksaan kesehatan gratis. Di bidang lingkungan, mereka menghadirkan gerakan GreenCycle, pengembangan Bank Sampah, serta Plasticcraft Workshop untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
Program pemberdayaan tersebut turut diperkuat melalui peningkatan literasi pendidikan lewat Pojok Baca dan Chemistry Fun Class, sementara pada aspek sosial kemasyarakatan mahasiswa membuka layanan konsultasi hukum gratis serta menginisiasi Ciapus Championship sebagai ruang mempererat interaksi sosial warga.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 149 Amerta, Abdul Wahid, menegaskan bahwa seluruh program dirancang agar tidak berhenti ketika masa pengabdian mahasiswa berakhir. Menurutnya, keberhasilan KKN diukur dari sejauh mana masyarakat mampu melanjutkan program secara mandiri.
"Saya berharap mahasiswa bisa berkolaborasi dan berkontribusi dengan masyarakat sekitar. Besar harapan saya agar mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang nyata sekaligus menghadirkan program yang berkelanjutan bagi Desa Ciapus," ujar Abdul Wahid.
Kepala Desa Ciapus, Epen bin Asim, menyambut baik pendekatan tersebut. Ia berharap ilmu yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah dapat diterjemahkan menjadi solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Saya sangat berharap KKN UIN Jakarta dapat berkolaborasi dengan masyarakat dan memberikan manfaat yang besar bagi Desa Ciapus. Harapannya, ilmu yang telah diperoleh mahasiswa bisa diterapkan dan benar-benar memberikan dampak kepada masyarakat," kata Epen.
Sementara itu, Koordinator KKN Kelompok 149 Amerta, Syafaat, mengatakan seluruh program yang telah disusun diarahkan agar mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia juga berharap keterlibatan aktif seluruh unsur desa menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program.
"Kami berharap seluruh program kerja yang akan kami jalankan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat Desa Ciapus. Kami juga sangat mengharapkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat agar setiap program dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Melalui pendekatan lintas sektor tersebut, KKN Kelompok 149 Amerta UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berupaya membangun model pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan jangka pendek, tetapi juga menciptakan fondasi penguatan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelestarian lingkungan yang dapat terus berkembang setelah masa pengabdian berakhir.