JAKARTA, Perspektif.co.id - Pihak Ridwan Kamil buka suara menanggapi isu yang beredar di media sosial soal dugaan jalan-jalan ke Eropa bersama Aura Kasih, termasuk narasi lain yang menyeret “vespa kuning” dan tudingan perselingkuhan dengan sejumlah perempuan. Kuasa hukum Ridwan Kamil, Oya Abdul Malik, menyatakan kabar tersebut tidak berdasar dan berharap rumor liar yang beredar segera berhenti, menyusul proses hukum perceraian yang disebut telah memasuki tahap penyelesaian.
“Saya juga baru tahu nih dari rekan wartawan ada vespa-vespa ya sama jalan-jalan ke Eropa. Tapi ya itu lah, saya cuma mau bilang netizen Indonesia ini luar biasa sekali, senang sekali kayak begitu,” kata Oya, Rabu (7/1/2026).
Oya menegaskan pihaknya berharap tidak ada lagi narasi yang merugikan kedua belah pihak. “Tapi ya sudah, saya rasa narasi-narasi itu sudah selesai karena penyelesaiannya sudah ketok hari ini. Jadi saya harap, tidak ada narasi-narasi lagi yang merugikan baik pihak Pak RK maupun Ibu Atalia,” ujarnya.
Ia juga menyebut Ridwan Kamil belum akan memberikan keterangan lanjutan mengenai isu-isu yang beredar, termasuk rumor yang mengaitkan Ridwan Kamil dengan Aura Kasih, Lisa Mariana, hingga Safa Marwah. Menurut Oya, pernyataan yang disampaikan Ridwan Kamil sebelumnya pun masih kerap dipelintir di ruang publik.
Di sisi lain, pihak Aura Kasih juga menyatakan keberatan terhadap rumor tersebut. Kuasa hukum Aura Kasih, Alexander Januar Gaodilliam, mengatakan tudingan itu tidak benar dan pihaknya tengah mengumpulkan materi pemberitaan yang dinilai keliru untuk dipertimbangkan langkah hukumnya. “Jadi masalah gosip, saya tambahin ya, itu semua enggak benar. Kami sedang kumpulkan semua berita-berita yang enggak benar,” kata Alexander. “Nanti kami akan pertimbangkan apakah mau dilaporkan atau bagaimana.”
Isu ini ramai di tengah perhatian publik pada putusan perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya. Sejumlah media melaporkan Pengadilan Agama Bandung mengabulkan gugatan perceraian yang diajukan Atalia, dengan putusan dibacakan secara elektronik (ecourt) pada Rabu (7/1/2026). Soal anak, pemberitaan menyebut hak asuh Zahra disepakati berada pada Atalia, dan kedua pihak disebut menerima putusan tanpa menempuh banding.
Dengan bantahan dari kedua kubu, isu “liburan ke Eropa” dan narasi turunannya kini berada di ranah rumor media sosial yang tidak disertai pembuktian. Pihak kuasa hukum menekankan fokus mereka saat ini adalah menutup proses hukum keluarga secara tertib serta mencegah penyebaran informasi yang berpotensi merugikan pihak-pihak terkait.