11 March 2026, 13:29

MacBook Air dan MacBook Pro M5 Resmi Dijual Hari Ini: SSD 2x Lebih Cepat, Harga Mulai Rp 17,9 Juta

Apple resmi jual MacBook Air & Pro M5 mulai 11 Maret 2026. Harga mulai Rp 17,9 juta, SSD 2x lebih cepat, Wi-Fi 7, AI 4x lebih kencang dari M4.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
847
MacBook Air dan MacBook Pro M5 Resmi Dijual Hari Ini: SSD 2x Lebih Cepat, Harga Mulai Rp 17,9 Juta
Perbandingan MacBook Air M5 vs MacBook Pro M5 2026: Air mulai Rp 17,9 juta dengan Thunderbolt 4, Pro mulai Rp 35,8 juta dengan Thunderbolt 5 dan layar XDR. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Apple secara resmi mulai menjual jajaran laptop terbarunya, MacBook Air dan MacBook Pro bertenaga chip M5, ke tangan konsumen pada Rabu, 11 Maret 2026 — tepat sepekan setelah pre-order dibuka pada 4 Maret lalu. Peluncuran ini menandai babak baru strategi Apple dalam mendorong komputasi berbasis kecerdasan buatan langsung di perangkat, tanpa bergantung pada infrastruktur cloud.

MacBook Air M5 hadir dalam dua ukuran layar, 13 inci dan 15 inci, dengan pilihan warna Sky Blue, Midnight, Starlight, dan Silver.  Varian 13 inci dibanderol mulai USD 1.099 atau sekitar Rp 17,9 juta, sementara varian 15 inci dimulai dari USD 1.299 atau sekitar Rp 21,2 juta. Keduanya kini hadir dengan kapasitas penyimpanan awal 512 GB — dua kali lipat dari generasi M4 sebelumnya yang hanya menyertakan 256 GB sebagai titik masuk.

Di sisi lain, MacBook Pro 14 inci dengan chip M5 Pro tersedia mulai USD 2.199 atau sekitar Rp 35,8 juta, sedangkan MacBook Pro 16 inci M5 Pro mulai dari USD 2.699 atau sekitar Rp 44 juta. Untuk konfigurasi M5 Max, MacBook Pro 14 inci dimulai dari USD 3.599 atau sekitar Rp 58,7 juta dan varian 16 inci dari USD 3.899 atau sekitar Rp 63,6 juta.  Semua model tersedia di Apple Store, toko resmi daring, dan jaringan reseller bersertifikat Apple di 33 negara.

“MacBook Air dengan M5 yang baru menghadirkan performa luar biasa dan kemampuan lebih besar ke laptop paling populer di dunia,” ujar John Ternus, Senior Vice President Hardware Engineering Apple.

Jantung dari pembaruan ini adalah chip Apple M5 yang dirancang menggunakan proses fabrikasi 3 nanometer. Chip ini membawa 10-core CPU dan 10-core GPU, dengan Neural Accelerator tertanam di setiap inti GPU — arsitektur yang diklaim Apple mampu mengeksekusi tugas-tugas kecerdasan buatan hingga empat kali lebih cepat dibandingkan M4, dan 9,5 kali lebih cepat dari MacBook Air generasi M1. Bandwidth memori terpadu juga ditingkatkan menjadi 153 GB/s, naik 28 persen dari M4, yang memperlancar multitasking dan mempercepat peluncuran aplikasi.

Keunggulan yang paling menonjol dalam generasi ini bukan sekadar kecepatan prosesor, melainkan lompatan performa penyimpanan. SSD terbaru di lini MacBook Pro mencapai kecepatan baca/tulis hingga 14,5 GB/s — dua kali lebih cepat dari generasi sebelumnya — sebuah peningkatan krusial bagi profesional yang bekerja dengan video ProRes 8K dan simulasi berkapasitas besar. Reviu awal dari sejumlah media teknologi terkemuka menyebutkan bahwa performa SSD ini bahkan melampaui klaim resmi Apple sebesar “2x lebih cepat”.

Untuk MacBook Pro, chip M5 Max mengusung CPU 18-core — terdiri dari 6 super-core dan 12 performance-core — dengan GPU 40-core, serta mendukung memori terpadu hingga 128 GB dengan bandwidth 614 GB/s.  Ini menjadikan MacBook Pro M5 Max sebagai mesin komputasi yang mampu menjalankan pelatihan model AI secara lokal dan rendering 3D waktu nyata tanpa mengandalkan pemrosesan berbasis cloud.

Salah satu inovasi konektivitas signifikan adalah chip jaringan N1 buatan Apple sendiri, yang menghadirkan dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6 untuk pertama kalinya di MacBook Pro  — standar nirkabel terbaru yang menawarkan throughput multi-gigabit, latensi lebih rendah, dan efisiensi daya yang lebih baik. MacBook Air turut mendapat fitur yang sama melalui chip N1 ini.

MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max juga menerapkan arsitektur baru yang disebut “Fusion Architecture”, di mana dua die digabungkan dalam satu System-on-a-Chip (SoC) tunggal  — pendekatan desain yang menurut Apple mampu menggandakan potensi komputasi dibandingkan chip kepingan tunggal konvensional. Seluruh lini MacBook Pro kini dilengkapi tiga port Thunderbolt 5 yang mendukung bandwidth hingga 120 Gbps.

Meski harga awal secara nominal terlihat naik dibandingkan generasi M4, Apple sejatinya telah menyesuaikan konfigurasi penyimpanan dasar di semua model — sehingga jika dibandingkan pada spesifikasi SSD yang setara, struktur harga efektifnya tidak berubah secara signifikan.  Namun bagi konsumen yang sebelumnya terbiasa dengan harga masuk USD 999 untuk MacBook Air, kenaikan USD 100 tetap menjadi poin pertimbangan nyata.

MacBook Air M5 menawarkan daya tahan baterai hingga 18 jam, dilengkapi kamera 12MP dengan Center Stage, layar Liquid Retina, sistem audio Spatial Audio, serta dua port Thunderbolt 4.  Sementara MacBook Pro menjanjikan ketahanan baterai hingga 24 jam, dilengkapi layar Liquid Retina XDR dengan opsi nano-texture, kamera 12MP Center Stage, dan tiga port Thunderbolt 5. Semua model MacBook Air dan MacBook Pro berjalan di atas macOS Tahoe, sistem operasi terbaru Apple yang mengintegrasikan antarmuka Liquid Glass dan fitur Apple Intelligence secara lebih mendalam.

Berita Terkait