06 May 2026, 12:47

Libur Waisak 2026 Bikin Long Weekend 6 Hari, Ini Jadwal Lengkap dan Rekomendasi Cuti

Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) pada 2026 dipastikan menjadi salah satu momen libur panjang yang dinantikan masyarakat.

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
11
Libur Waisak 2026 Bikin Long Weekend 6 Hari, Ini Jadwal Lengkap dan Rekomendasi Cuti
Ilustrasi kalender

JAKARTA, Perspektif.co.id - Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) pada 2026 dipastikan menjadi salah satu momen libur panjang yang dinantikan masyarakat. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Waisak jatuh pada Minggu, 31 Mei 2026 dan ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Meski tidak disertai cuti bersama khusus Waisak, rangkaian hari libur di akhir Mei hingga awal Juni 2026 menciptakan peluang long weekend yang cukup panjang. Libur tersebut berdekatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan Hari Lahir Pancasila sehingga masyarakat berpotensi menikmati masa liburan hingga enam hari apabila mengambil satu hari cuti tambahan.

Rangkaian libur dimulai pada Rabu, 27 Mei 2026 yang merupakan libur nasional Idul Adha 1447 Hijriah. Pemerintah juga menetapkan Kamis, 28 Mei 2026 sebagai cuti bersama Idul Adha. Sementara Jumat, 29 Mei 2026 dapat dimanfaatkan sebagai rekomendasi cuti pribadi bagi pekerja atau pegawai untuk memperpanjang waktu istirahat.

Setelah itu, masyarakat kembali menikmati libur akhir pekan pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kemudian Minggu, 31 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Raya Waisak 2570 BE. Rangkaian libur berlanjut pada Senin, 1 Juni 2026 yang merupakan Hari Lahir Pancasila dan ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Dengan susunan tersebut, pekerja yang mengambil cuti pada Jumat, 29 Mei 2026 berpeluang menikmati libur selama enam hari berturut-turut, mulai Rabu, 27 Mei hingga Senin, 1 Juni 2026.

Berikut rincian jadwal long weekend Waisak 2026:

  • Rabu, 27 Mei 2026: Libur Nasional Idul Adha 1447 Hijriah
  • Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Idul Adha 1447 Hijriah
  • Jumat, 29 Mei 2026: Rekomendasi cuti tambahan
  • Sabtu, 30 Mei 2026: Libur akhir pekan
  • Minggu, 31 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570 BE
  • Senin, 1 Juni 2026: Libur Nasional Hari Lahir Pancasila

Selain menjadi momentum libur panjang, Waisak 2026 juga membawa pesan kebangsaan dan toleransi antarumat beragama. Kementerian Agama bersama Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) telah membahas kesiapan perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 di Jakarta.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa peringatan Waisak memiliki makna penting dalam memperkuat persaudaraan dan kehidupan masyarakat yang harmonis. Menurutnya, nilai-nilai Dharma yang diusung dalam perayaan Waisak relevan untuk membangun kehidupan berbangsa yang damai dan berkeadaban.

“Tema yang diangkat tahun ini sangat kuat. Dharma sebagai sumber moral dan kebijaksanaan harus menjadi pijakan dalam kehidupan berbangsa. Dari situ lahir cinta kasih yang menjadi dasar perdamaian dunia,” ujar Nasaruddin Umar.

Pada perayaan tahun ini, Waisak 2570 BE/2026 mengusung tema “Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan” dengan subtema “Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia”.

Tema tersebut diharapkan tidak hanya menjadi nilai spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga dapat diwujudkan dalam kehidupan sosial sehari-hari melalui sikap toleransi, kemanusiaan, dan keharmonisan antarwarga.

Berita Terkait