10 February 2026, 21:08

Lagi-Lagi Makan Korban, Jalan Berlubang Matraman Raya Disorot Usai Pelajar Tewas

Kondisi Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, kembali menjadi sorotan publik setelah insiden kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pelajar

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
631
Lagi-Lagi Makan Korban, Jalan Berlubang Matraman Raya Disorot Usai Pelajar Tewas
jalan berlubang Matraman Raya Jakarta Timur / Doc : Istimewa

JAKARTA, Perspektif.co.id - Kondisi Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, kembali menjadi sorotan publik setelah insiden kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pelajar pengendara sepeda motor. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Selasa (10/2/2026) dan menambah daftar panjang korban kecelakaan akibat jalan rusak di wilayah DKI Jakarta, khususnya saat intensitas hujan tinggi.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah titik lubang masih terlihat di sepanjang ruas Jalan Matraman Raya. Lubang-lubang tersebut sebagian tertutup genangan air, sehingga menyulitkan pengendara untuk mengantisipasi kondisi jalan, terutama pada jam-jam sibuk lalu lintas. Situasi ini dinilai berisiko tinggi bagi pengendara roda dua yang melintas dengan jarak pandang terbatas.

Kasus tewasnya pelajar tersebut memperkuat kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas dan pemeliharaan infrastruktur jalan di Ibu Kota. Jalan berlubang yang dibiarkan tanpa penanganan cepat dinilai berpotensi menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan. Kondisi semakin memburuk saat musim hujan, ketika air menutupi lubang dan membuat permukaan jalan tampak rata.

Sejumlah pengguna jalan mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi tersebut. “Kalau hujan, lubangnya nggak kelihatan sama sekali. Bahaya sekali, apalagi buat motor,” ujar salah satu pengendara yang melintas di lokasi kejadian.

Insiden ini kembali memunculkan desakan agar pemerintah daerah dan instansi terkait meningkatkan respons terhadap laporan kerusakan jalan. Perbaikan yang bersifat sementara dinilai tidak cukup jika tidak diiringi dengan perbaikan struktur jalan yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Kecelakaan akibat jalan berlubang bukan kali pertama terjadi di ruas Matraman Raya. Dalam beberapa tahun terakhir, lokasi ini kerap disebut sebagai titik rawan kecelakaan, terutama saat curah hujan tinggi. Masyarakat berharap kejadian yang merenggut nyawa pelajar tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak untuk mempercepat pembenahan infrastruktur jalan demi menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Berita Terkait