PANDEGLANG, Perspektif.co.id - Seorang pria di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami kejadian tak biasa saat hendak pulang ke rumah. Sandal yang dikenakannya justru tersangkut hingga “naik” ke betis dan sulit dilepaskan, membuatnya akhirnya mendatangi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Pandeglang untuk meminta pertolongan petugas.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD-PK Pandeglang, Endan Permana, mengatakan pria tersebut datang langsung ke kantor dan segera ditangani. “Datang ke kantor, langsung ditangani oleh petugas,” kata Endan, Minggu (4/1/2026).
Menurut Endan, insiden bermula saat pria itu hendak pulang menuju rumahnya di wilayah Ciekek. Dalam kondisi musim hujan, ia sempat berlari lalu terpeleset. Di momen itulah sandal yang dipakainya bergeser dan tersangkut pada betis sehingga tidak bisa dilepas secara normal.
“Karena musim hujan lari kepeleset langsung ke atas sandalnya,” ujar Endan menjelaskan kronologi singkat kejadian.
Sesampainya di kantor BPBD-PK, petugas Damkar langsung melakukan penanganan. Endan menyebut proses pelepasan sandal berlangsung santai dan bahkan diwarnai tawa, namun tetap mengedepankan keamanan agar kaki korban tidak terluka. Dengan penanganan cepat, sandal yang nyangkut itu akhirnya berhasil dilepaskan dalam waktu singkat.
“Enggak sampai 10 menit, bisa kita lepaskan sandalnya,” kata Endan.
Peristiwa ini kembali menggambarkan luasnya jenis permintaan bantuan yang kerap diterima petugas pemadam kebakaran, tak melulu soal kebakaran. Dalam banyak kasus, masyarakat mendatangi Damkar ketika menemui persoalan yang sulit ditangani sendiri dan membutuhkan bantuan teknis cepat di lapangan. Di Pandeglang, petugas BPBD-PK pun memastikan setiap laporan yang datang akan ditangani sesuai prosedur dan tingkat urgensinya, termasuk kejadian unik seperti sandal tersangkut di betis.