22 January 2026, 20:48

Banjir Bikin Jakarta Macet Saat Jam Pulang Kantor, Polisi Sebut 3 Ruas Ini Paling Parah

Kemacetan parah terjadi di sejumlah ruas jalan Jakarta pada Kamis (22/1/2026) malam, bertepatan dengan jam pulang kerja.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,210
Banjir Bikin Jakarta Macet Saat Jam Pulang Kantor, Polisi Sebut 3 Ruas Ini Paling Parah
Foto: Muhammad Firman/detikFoto

Perspektif.co.id - Kemacetan parah terjadi di sejumlah ruas jalan Jakarta pada Kamis (22/1/2026) malam, bertepatan dengan jam pulang kerja. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyebut kepadatan lalu lintas memburuk karena genangan banjir di beberapa titik, sehingga laju kendaraan tersendat dan antrean mengular.

“Beberapa ruas saat ini terjadi kepadatan yang cukup luar biasa. Terutama saat ini tiga titik terparah,” kata Komarudin saat dihubungi, Kamis (22/1/2026). 

Komarudin merinci titik pertama yang paling terdampak berada di Jalan DI Pandjaitan, kawasan Cawang, Jakarta Timur. Arus kendaraan yang mengarah ke Jakarta Utara dilaporkan melambat akibat genangan yang masih tersisa di ruas tersebut. “Pertama di Panjaitan, Cawang, itu mengarah ke utara. Walaupun saat ini 19.30 itu empat lajur sudah bisa digunakan. Saat ini sedang dilaporkan, tapi masih ada genangan walaupun sedikit,” ujarnya. 

Titik kedua kemacetan parah terjadi di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dipicu genangan sekitar 30 cm di bawah flyover. Kondisi itu disebut menahan arus kendaraan dari berbagai arah dan menumpuk di satu simpul pergerakan. “Jadi itu membuat menyumbat kendaraan yang dari arah timur, dari arah Pancoran mau ke barat itu tersumbat di Kuningan. Termasuk yang dari arah Semanggi mau ke timur juga tertahan di Kuningan,” jelas Komarudin. 

Titik ketiga berada di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Genangan yang dilaporkan masih berkisar 20–30 cm membuat sebagian pengendara memilih memperlambat kendaraan atau ragu melintas, sehingga memicu kepadatan. “Daan Mogot juga demikian. Ada ketinggian air walaupun sudah mulai menyusut, tapi masih banyak pengendara yang ragu untuk melintas karena memang di kisaran 20-30 cm,” imbuhnya. 

Di luar tiga lokasi tersebut, kepadatan lalu lintas juga dilaporkan muncul di beberapa ruas lain, antara lain kawasan Jalan Antasari, Jalan Pattimura, Blok M, hingga Kemang. Polisi menilai kombinasi genangan dan jam pulang kerja membuat arus tersendat lebih panjang dari biasanya.

Untuk mengurai kemacetan, kepolisian melakukan penebalan personel pengaturan lalu lintas di lapangan. Komarudin mengatakan, pengaturan lampu lalu lintas di beberapa simpang tertentu juga dilakukan secara manual, terutama di titik yang terdampak penumpukan paling besar. “Traffic light itu yang di Kuningan, kita manualkan. Termasuk juga yang di Cawang, Cawang arah utara, ini juga saat ini sedang kita lakukan manual untuk menarik yang dari arah Cililitan ke arah utara,” ujarnya. 

Situasi macet itu terjadi di tengah meluasnya banjir di Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebelumnya melaporkan titik genangan bertambah menjadi 80 RT dan 23 ruas jalan, dengan ketinggian air disebut mencapai 110 cm berdasarkan data pukul 18.00 WIB. “BPBD mencatat saat ini terdapat 80 RT dan 23 ruas jalan yang tergenang,” kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan. 

BPBD juga menyampaikan pihaknya mengerahkan personel untuk memonitor genangan serta berkoordinasi dengan dinas terkait guna mempercepat penyedotan air dan memastikan saluran berfungsi. BPBD mengimbau warga tetap waspada dan menyarankan menghubungi 112 dalam keadaan darurat. 

Berita Terkait