11 February 2026, 15:07

Tragedi di Papua Selatan! Pesawat Smart Air Ditembaki Saat Mendarat, Dua Pilot Dilaporkan Tewas

Insiden penembakan terhadap pesawat sipil kembali terjadi di Papua.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,041
Tragedi di Papua Selatan! Pesawat Smart Air Ditembaki Saat Mendarat, Dua Pilot Dilaporkan Tewas
Pesawat Cessna PK-SNR milik PT Smart Air Aviation rute Tanah Merah-Danawage/Koroway Batu dilaporkan ditembak di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2). Ilustrasi (Dok: Polda Papua)

Perspektif.co.id - Insiden penembakan terhadap pesawat sipil kembali terjadi di Papua. Pesawat Cessna PK-SNR milik PT Smart Air Aviation dilaporkan ditembaki setibanya di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). Dua pilot yang menerbangkan pesawat tersebut dilaporkan meninggal dunia beberapa jam setelah kejadian.

Pesawat tersebut diketahui melayani rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu dan membawa total 12 orang. Berdasarkan informasi awal, pesawat mendarat sekitar pukul 10.00 WIT sebelum insiden penembakan terjadi.

Setelah pesawat mendarat dan terdengar tembakan, pilot bersama para penumpang disebut berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke arah hutan di sekitar bandara. Situasi di lokasi dilaporkan sempat mencekam.

Selang beberapa jam kemudian, dua pilot yakni Capt. Egon E dan Capt. Baskoro dilaporkan meninggal dunia. Hingga kini belum diperoleh keterangan rinci mengenai penyebab pasti kematian keduanya maupun kondisi korban lainnya.

Kabar penembakan tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Humas dan Data Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Kolonel Inf Honi Havana. Ia menyatakan pemerintah telah menerima laporan awal terkait insiden tersebut.

“Kemenkopolkam sudah mendapatkan info awal, sedang dilaksanakan pengecekan lebih lanjut, menunggu info yang lebih detail dari Satuan Kewilayahan setempat,” kata Honi saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari TNI maupun Polri terkait kronologi lengkap kejadian maupun pihak yang diduga melakukan penembakan. Aparat keamanan disebut masih melakukan pendalaman dan verifikasi informasi di lapangan.

Identitas para penumpang yang berada di dalam pesawat juga belum diumumkan secara resmi. Belum diketahui pula bagaimana kondisi mereka pasca-insiden, termasuk apakah terdapat korban luka akibat penembakan tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang gangguan keamanan terhadap penerbangan perintis di wilayah Papua, khususnya di daerah pedalaman yang mengandalkan transportasi udara sebagai jalur distribusi utama barang dan mobilitas warga.

Berita Terkait