27 January 2026, 14:39

Nyaris Jadi Tragedi! Pesawat Smart Air Jatuh di Pantai Nabire saat Terbang ke Kaimana, Penumpang Dilaporkan Selamat

Pesawat Smart Air jenis Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS mengalami insiden di perairan Pantai Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026).

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Deden M Rojani
2,038
Nyaris Jadi Tragedi! Pesawat Smart Air Jatuh di Pantai Nabire saat Terbang ke Kaimana, Penumpang Dilaporkan Selamat
Pesawat Smart Air jenis caravan PK-SNS tujuan Kaimana jatuh di perairan Nabire, tepatnya di logpond Kaladiri dengan membawa 15 orang penumpang dan kru. (ANTARA/HO-Dok Polres Nabire)

Perspektif.co.id - Pesawat Smart Air jenis Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS mengalami insiden di perairan Pantai Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026). Pesawat yang sedianya melayani rute Nabire menuju Kaimana itu dilaporkan jatuh di area logpond Kaladiri sekitar pukul 12.45 WIT, dan penumpang disebut berhasil selamat. 

Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan pesawat Smart Air yang terbang dari Nabire ke Kaimana jatuh di perairan pantai, namun seluruh penumpang dilaporkan selamat. “Memang benar pesawat milik Smart Air yang terbang dari Nabire tujuan Kaimana, sekitar pukul 12.45 WIT jatuh di perairan pantai dan seluruh penumpang dilaporkan selamat,” kata Samuel kepada ANTARA. 

Dalam laporan yang beredar, jumlah orang di pesawat disebut terdiri dari penumpang dan kru. Informasi dari ANTARA menyebut pesawat membawa 13 penumpang dan dua kru, sehingga total 15 orang berada di dalam pesawat saat insiden terjadi. 

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) menyampaikan kronologi awal yang mengarah pada pendaratan darurat. Berdasarkan keterangan Ditjen Hubud, pesawat tipe C208B registrasi PK-SNS sempat mengalami gangguan mesin, lalu Pilot in Command (PIC) memutuskan kembali ke bandara (return to base). Namun karena tenaga dorong (thrust power) terus menurun, PIC memilih mendarat darurat di ujung pantai dekat landasan 17 Bandara Douw Aturure Nabire. 

Dalam pernyataan tertulisnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menyebut seluruh penumpang dan awak pesawat sudah dievakuasi ke terminal bandara dan tidak ada korban jiwa. “Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut dan seluruh penumpang serta awak pesawat telah dievakuasi dengan selamat ke terminal bandara,” ujar Lukman. 

Hingga kini, penyebab pasti insiden masih ditangani dan didalami. Ditjen Hubud menyatakan akan melakukan pemeriksaan lanjutan, sementara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) disebut akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian. 

Di sisi lain, kepolisian juga belum merinci faktor pemicu jatuhnya pesawat, termasuk apakah terdapat penumpang yang mengalami luka dan memerlukan penanganan medis. 

Berita Terkait