11 February 2026, 17:30

Spontan Kejar dan Pepet Jambret di Jogja, Mahasiswi Ini Ngaku ‘Nggak Takut’ Meski Tanpa Bela Diri

Aksi berani mahasiswi bernama Eviana Adiba Agustin yang mengejar hingga memepet motor penjambret di Kota Yogyakarta berujung apresiasi dari kepolisian.

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Deden M Rojani
1,503
Spontan Kejar dan Pepet Jambret di Jogja, Mahasiswi Ini Ngaku ‘Nggak Takut’ Meski Tanpa Bela Diri
Foto: Eviana memperlihatkan piagam penghargaan atas aksinya menggagalkan aksi penjambretan di Mapolresta Jogja, Rabu (11/2/2026). (Adji Ganda Rinepta/detikJogja)

Perspektif.co.id - Aksi berani mahasiswi bernama Eviana Adiba Agustin yang mengejar hingga memepet motor penjambret di Kota Yogyakarta berujung apresiasi dari kepolisian. Mahasiswi asal Kendal, Jawa Tengah itu mendapat penghargaan dari Polresta Jogja setelah berhasil menggagalkan aksi pencurian ponsel miliknya.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Menteri Supeno, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, Eviana tengah dibonceng temannya usai makan dan hendak berbelanja ketika tiba-tiba dipepet oleh pelaku berinisial WY (38), yang juga dikenal dengan nama Koko alias Siheng.

Eviana menuturkan, pelaku mendekat dari sisi kiri dan langsung mengambil ponsel yang diletakkan di dasbor sepeda motor.

“Jadi saya sedang dibonceng teman saya. Dari depan ADA Swalayan, saya dipepet terus dari sebelah kiri dan HP-nya langsung diambil dari dasbor sebelah kiri saya,” ujar Eviana saat ditemui di Mapolresta Jogja, Rabu (11/2/2026).

Ia menjelaskan, kondisi jalan saat itu relatif ramai sehingga kendaraan melaju pelan. Situasi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya.

“Saya sama rekan saya habis makan, terus mau belanja. Jalanannya ramai, jadi kita jalannya pelan-pelan. Makanya mungkin bagi pelaku ada celah,” katanya.

Setelah berhasil membawa kabur ponsel merek Tecno Al warna hitam milik korban, pelaku melarikan diri ke arah Jalan Pakel Baru Utara. Eviana dan rekannya langsung melakukan pengejaran. Saat tiba di sekitar perempatan dekat SD Muhammadiyah Pakel, Eviana memepet motor pelaku hingga terjadi senggolan yang membuat pelaku kehilangan kendali.

“Terus saya kejar. Waktu sampai di perempatan Jalan Pakel Baru itu, saya pepet terus, motornya agak kesenggol gitu. Spontan saja sih karena barang berharga dicuri,” paparnya.

Eviana menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk menabrak. Menurutnya, insiden tersebut terjadi saat pelaku hendak berbelok dan dalam kondisi panik.

“Nggak (tidak punya niat menabrak). Kalau disebut menabrak, sebenarnya nggak ya, karena itu kan waktu belok jadi saya pepet, terus ada senggolan. Pelaku agak oleng, terus jatuh. Jalan buntu, pelaku juga bingung kayak panik mau ke kanan,” jelasnya.

Meski tak memiliki latar belakang bela diri, Eviana mengaku tidak merasa takut saat mengejar pelaku. Fokus utamanya saat itu adalah mengamankan kembali ponselnya yang berisi data penting perkuliahan.

“Nggak ada sih rasa takut. Nggak kepikiran juga bakal dilukai. Soalnya itu barang berharga, file-file saya buat kuliah juga ada di sana, jadi langsung spontan saja. Itu satu-satunya HP saya,” ungkapnya.

Setelah pelaku terjatuh, ia sempat melarikan diri meninggalkan sepeda motornya. Namun Eviana segera berteriak meminta pertolongan warga.

“Waktu pelaku jatuh, terus saya teriak-teriak ‘maling’, jadi warga langsung ikut mengamankan,” tuturnya.

Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung membantu mengejar pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan. Atas keberanian dan tindakan cepatnya, Polresta Jogja memberikan penghargaan kepada Eviana sebagai bentuk apresiasi.

Berita Terkait