18 May 2026, 12:41

Prabowo Resmikan Kedatangan Jet Rafale dan Rudal Canggih, Sebut Jadi Tonggak Baru Kekuatan Militer RI

Penyerahan tersebut mencakup pesawat tempur Rafale, rudal udara canggih, radar pertahanan, hingga pesawat angkut strategis.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
2
Prabowo Resmikan Kedatangan Jet Rafale dan Rudal Canggih, Sebut Jadi Tonggak Baru Kekuatan Militer RI
prabowo serahkan pesawat rafale ke tni / Doc : istimewa

JAKARTA, Perspektif.co.id - Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru kepada Tentara Nasional Indonesia dalam seremoni di Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (18/5/2026). Penyerahan tersebut mencakup pesawat tempur Rafale, rudal udara canggih, radar pertahanan, hingga pesawat angkut strategis.

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut kedatangan alutsista baru itu menjadi tonggak penting dalam penguatan pertahanan nasional Indonesia di tengah situasi geopolitik dunia yang dinilai semakin tidak menentu.

“Jadi ya, kita menerima secara resmi dengan adat kita, penambahan alutsista untuk angkatan udara kita. Kita menerima enam pesawat tempur Rafale, dan pesawat angkut Falcon, pesawat angkut VIP, dan A400. Ada radar juga,” kata Prabowo.

Kepala negara menegaskan penguatan kekuatan militer bukan ditujukan untuk kepentingan ofensif, melainkan sebagai langkah penangkal atau deterrent agar Indonesia mampu menjaga kedaulatan wilayahnya sendiri dari berbagai ancaman.

“Ini hanya saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan. Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri,” ujarnya.

Prabowo menilai sektor pertahanan menjadi fondasi utama terciptanya stabilitas nasional dan jaminan kedaulatan negara. Karena itu, pemerintah disebut akan terus melanjutkan pembangunan kekuatan pertahanan secara bertahap di masa mendatang.

“Tapi kita lihat kondisi dunia, geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat,” katanya.

“Saya kira itu intinya ya, dalam waktu yang akan datang terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,” lanjut Prabowo.

Dalam acara tersebut, pemerintah menyerahkan enam unit pesawat tempur Dassault Rafale, empat unit Falcon 8X, serta satu unit Airbus A400M Atlas MRTT yang digunakan sebagai pesawat angkut strategis sekaligus pengisian bahan bakar di udara.

Selain armada pesawat, TNI juga menerima sistem Radar GCI GM403 serta rudal udara jarak jauh Meteor Beyond Visual Range (BVR) dan Smart Weapon AASM Hammer yang menjadi bagian dari sistem persenjataan Rafale.

Usai prosesi penyerahan simbolis, Prabowo melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah alutsista baru tersebut. Ia terlihat mengecek cockpit Rafale, sistem senjata Hammer, rudal Meteor, hingga perangkat radar pertahanan udara yang dipamerkan di lokasi.

Berita Terkait