TANGERANG SELATAN, Perspektif.co.id - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan periode 2025–2029 resmi dikukuhkan di Swiss-Belhotel Serpong, Jumat (20/2/2026). Momentum ini mengusung semangat baru untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga dengan target menjadi juara umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten mendatang.
Ketua Umum KONI Tangsel, Mahludin, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi hingga terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia menilai, pengukuhan pengurus baru merupakan hasil dari proses panjang dan kerja bersama seluruh elemen olahraga di Kota Tangerang Selatan.
Menurutnya, fokus utama kepengurusan ke depan adalah mempersiapkan diri menghadapi Porprov, termasuk memastikan kesiapan administrasi serta dukungan anggaran. Ia menekankan pentingnya percepatan proses hibah dan koordinasi dengan pemerintah daerah agar program pembinaan cabang olahraga dapat segera dijalankan secara terukur.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, turut mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dan proses pelantikan yang berjalan kondusif. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dalam memajukan olahraga di daerah tersebut.
Benyamin menegaskan bahwa olahraga tidak semata-mata soal raihan medali, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda. Nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, dan daya juang dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan, meningkatkan kapasitas pelatih dan manajemen cabang olahraga, memanfaatkan sport science serta teknologi, dan membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta komunitas olahraga.
Terkait Porprov Banten, Benyamin meminta agar langkah persiapan segera dimulai melalui rapat koordinasi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Ia juga mendorong keterlibatan pelaku usaha, termasuk sektor perhotelan, transportasi, hingga pelaku UMKM untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan ajang tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Porprov tidak hanya diukur dari capaian prestasi, tetapi juga dampak ekonomi bagi masyarakat. Keterlibatan UMKM dalam pengadaan kebutuhan acara hingga suvenir diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal.
Benyamin juga mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel, terutama dalam pengelolaan anggaran hibah. Seluruh penggunaan dana harus sesuai dengan proposal dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai regulasi yang berlaku.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan Tangerang Selatan sebagai kota berprestasi di bidang olahraga. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mendukung pembinaan dengan memaksimalkan fasilitas yang tersedia, termasuk menjalin kolaborasi dengan sektor swasta.
Dengan semangat kebersamaan, KONI Tangsel diharapkan menjadi wadah strategis bagi seluruh cabang olahraga dalam melahirkan atlet-atlet unggul serta mewujudkan target juara umum Porprov Banten.