JAKARTA, Perspektif.co.id - Mantan Gubernur Maluku Said Assagaff berpulang di usia 72 tahun. Kabar duka tersebut dikonfirmasi keluarga dan kerabat dekat, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyempatkan melayat ke rumah duka di Jakarta.
Dalam keterangan tertulis yang diterima media, Said Assagaff meninggal dunia pada Sabtu (30/11/2025) pukul 17.50 WIB di Jakarta. Sebelum menghembuskan napas terakhir, almarhum sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Usai mendapat kabar duka, Airlangga langsung mendatangi rumah duka di kawasan Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam. Kehadiran Airlangga sekaligus menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenalnya sebagai sahabat dan tokoh penting bagi Maluku.
Airlangga mengenang Said Assagaff sebagai figur yang tegas memegang prinsip dan berkomitmen pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, almarhum dikenal sebagai pemimpin pekerja keras yang tidak mudah menyerah ketika memperjuangkan kepentingan rakyat di daerah.
“Saya menyampaikan duka yang sangat mendalam atas kepergian sahabat saya, mantan Gubernur Maluku Said Assagaff. Beliau sosok yang baik, tulus berjuang untuk masyarakat khususnya di Maluku, dan pekerja keras yang tidak mengenal lelah,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Sabtu (30/11/2025).
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, sekaligus mendorong agar jejak pengabdian almarhum dapat diteruskan generasi penerus. “Semoga keluarga diberi kekuatan, dan perjuangan almarhum untuk masyarakat Maluku bisa dilanjutkan oleh para penerusnya,” sambung Airlangga.
Kepergian Said Assagaff menjadi duka bagi jajaran pemerintahan, politisi, serta masyarakat Maluku yang pernah merasakan langsung kepemimpinannya. Ungkapan belasungkawa mengalir melalui berbagai kanal, menandai rekam jejak pengabdian almarhum selama berkarier di dunia birokrasi dan politik.