SERANG, Perspektif.co.id - Hujan deras memicu Sungai Ciujung meluap dan menggenangi ruas Jalan Tol Jakarta–Merak, tepatnya di KM 50 wilayah Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (23/1). Luapan air yang masuk ke badan jalan membuat arus kendaraan menuju Merak melambat dan memicu kepadatan lalu lintas.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, per pukul 15.30 WIB, air luapan Sungai Ciujung sudah memasuki area KM 50 Tol Cikande arah Merak. Kondisi tersebut membuat pengendara mengurangi kecepatan saat melintas sehingga lalu lintas tidak lagi mengalir normal.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Banten, Juli Kristianto, menjelaskan genangan di sekitar KM 50–60 kerap terjadi ketika hujan deras membuat sungai-sungai di sekitar tol meluap. “Penyebab banjir di tol sekitar KM 50 sampai 60 biasanya karena sungai di sekitarnya meluap saat hujan deras,” ujarnya.
Juli menyebut Sungai Ciujung menjadi salah satu pemicu banjir yang berulang merendam ruas Tol Jakarta–Merak saat debit air meningkat signifikan hingga melewati kapasitas aliran dan meluber ke jalur tol. “Di sekitar KM 50, penyebab utama banjir yang paling sering dilaporkan adalah luapan Sungai Ciujung saat curah hujan tinggi,” kata dia.
BPBD juga mengingatkan potensi serupa tidak hanya terjadi di koridor Tol Jakarta–Merak. Menurut Juli, beberapa titik ruas jalan tol di wilayah Tangerang juga tergolong rawan tergenang ketika sungai di sekitar meluap. “Sungai Sabi di bagian Tol Jakarta-Tangerang, misalnya di KM 24, juga pernah menggenangi ruas tol karena luapan air saat hujan deras pada beberapa kejadian sebelumnya,” ujarnya.