09 December 2025, 12:35

Harga Emas Antam Turun Rp6.000, Cek Daftar Lengkap Logam Mulia Selasa 9 Desember 2025

Harga emas Antam di Logam Mulia turun Rp6.000 ke Rp2,403 juta per gram pada 9 Desember 2025. Simak detail harga per gram, harga buyback, dan implikasinya.

Reporter: Irfan Farhani
Editor: Redaksi Perspektif
2,627
Harga Emas Antam Turun Rp6.000, Cek Daftar Lengkap Logam Mulia Selasa 9 Desember 2025
Harga Emas Antam, Selasa (9/12)

Perspektif.co.id - Harga emas batangan bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada perdagangan Selasa, 9 Desember 2025. Berdasarkan data Logam Mulia pukul 08.30 WIB, harga dasar emas ukuran 1 gram dipatok Rp2.403.000, turun Rp6.000 dari posisi sebelumnya Rp2.409.000 per gram.

Sejalan dengan itu, harga beli kembali (buyback) juga terkoreksi Rp6.000 menjadi Rp2.263.000 per gram dari sebelumnya Rp2.269.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga buyback hari ini tercatat sekitar Rp140.000 per gram, yang perlu diperhitungkan calon investor sebelum melakukan transaksi.

Logam Mulia menetapkan dua jenis harga untuk emas batangan, yakni harga jual saat konsumen membeli emas dan harga buyback ketika konsumen menjual kembali ke gerai resmi. Perbedaan harga ini disebut sebagai spread. 

Berikut sebagian daftar harga emas batangan Logam Mulia per 9 Desember 2025 (harga dasar, belum termasuk PPh 0,25% kecuali disebutkan):

  • 0,5 gram: Rp1.251.500 (sekitar Rp1.254.629 termasuk PPh)
  • 1 gram: Rp2.403.000 (Rp2.409.008 termasuk PPh)
  • 2 gram: Rp4.746.000 (Rp4.757.865 termasuk PPh)
  • 5 gram: Rp11.790.000 (Rp11.819.475 termasuk PPh)
  • 10 gram: Rp23.525.000 (Rp23.583.813 termasuk PPh)
  • 25 gram: Rp58.687.000 (Rp58.833.718 termasuk PPh)
  • 50 gram: Rp117.295.000 (Rp117.588.238 termasuk PPh)
  • 100 gram: Rp234.512.000 (Rp235.098.280 termasuk PPh)
  • 250 gram: Rp586.015.000 (Rp587.480.038 termasuk PPh)
  • 500 gram: Rp1.171.820.000 (Rp1.174.749.550 termasuk PPh)
  • 1.000 gram (1 kg): Rp2.343.600.000 (Rp2.349.459.000 termasuk PPh)

Bagi investor, memahami dua jenis harga tersebut menjadi krusial untuk menghitung titik impas (break even) dan potensi keuntungan. 

Tanpa memperhitungkan spread, pelaku pasar berisiko salah menilai kapan waktu yang tepat untuk menjual kembali emas yang dimiliki.

Dengan karakteristik seperti itu, emas batangan umumnya dipilih sebagai instrumen lindung nilai dan tabungan jangka panjang, bukan untuk transaksi jangka pendek. Kenaikan harga emas dalam periode panjang diharapkan mampu menutup selisih harga jual–beli sekaligus memberikan imbal hasil yang menarik bagi pemiliknya.***

Berita Terkait