09 March 2026, 14:58

Harga Emas Antam Melejit Lagi, Naik Rp35.000 per Gram dan Tembus Rp3,059 Juta

Kenaikan ini langsung menarik perhatian pelaku pasar dan investor ritel karena emas 24 karat kini diperdagangkan di level Rp3.059.000 per gram

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
966
Harga Emas Antam Melejit Lagi, Naik Rp35.000 per Gram dan Tembus Rp3,059 Juta
Emas Antam/Foto:

JAKARTA, Perspektif.co.id - Harga emas batangan Antam kembali mencatat lonjakan tajam pada perdagangan Sabtu, 7 Maret 2026, setelah sebelumnya sempat melemah. Kenaikan ini langsung menarik perhatian pelaku pasar dan investor ritel karena emas 24 karat kini diperdagangkan di level Rp3.059.000 per gram, atau melonjak Rp35.000 dibandingkan posisi sebelumnya. Data harga tersebut tercantum dalam publikasi Logam Mulia Antam dan juga dilaporkan detikFinance. 

Lonjakan harga itu mempertegas bahwa instrumen logam mulia masih menjadi salah satu aset yang paling diburu di tengah fluktuasi pasar. Kenaikan harian yang cukup tinggi tersebut juga terjadi setelah harga emas sempat terkoreksi, sehingga pergerakan terbaru ini dinilai menjadi sinyal bahwa minat terhadap aset lindung nilai masih kuat. detikFinance mencatat, harga emas Antam 24 karat naik Rp35.000 per gram menjadi Rp3.059.000 per gram. 

Pada perdagangan hari yang sama, harga pecahan terkecil 0,5 gram dipatok Rp1.579.500. Sementara untuk ukuran 10 gram, emas Antam dibanderol Rp30.085.000. Adapun pecahan terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram dijual di level Rp2.999.600.000. Rentang harga ini menunjukkan bahwa kenaikan tidak hanya terjadi pada pecahan utama 1 gram, tetapi juga tercermin di seluruh ukuran penjualan. 

Secara tren, pergerakan emas Antam dalam sepekan terakhir berada di kisaran Rp3.024.000 hingga Rp3.135.000 per gram. Adapun dalam rentang satu bulan terakhir, harga emas tercatat bergerak pada level Rp2.878.000 sampai Rp3.135.000 per gram. Rentang tersebut menandakan bahwa meski sempat mengalami tekanan, arah pergerakan harga dalam horizon bulanan masih menunjukkan penguatan dibanding periode sebelumnya.

Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam. Nilainya ikut naik Rp35.000 per gram menjadi Rp2.822.000. Level buyback ini penting dicermati investor karena menjadi acuan ketika pemilik emas ingin melepas kembali logam mulianya ke Antam. Dengan demikian, selisih harga jual dan harga buyback tetap menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan transaksi. 

Dalam ketentuan yang berlaku, transaksi buyback bernilai di atas Rp10 juta dikenai Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Potongan pajak tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024 dan langsung dipotong dari total nilai transaksi saat buyback dilakukan. Ketentuan ini menjadi aspek penting bagi investor, terutama mereka yang bertransaksi dalam nominal besar, karena memengaruhi hasil bersih penjualan emas.

Rincian harga emas Antam pada Sabtu, 7 Maret 2026, tercatat sebagai berikut: 0,5 gram Rp1.579.500, 1 gram Rp3.059.000, 2 gram Rp6.058.000, 3 gram Rp9.062.000, 5 gram Rp15.070.000, 10 gram Rp30.085.000, 25 gram Rp75.087.000, 50 gram Rp150.095.000, 100 gram Rp300.112.000, 250 gram Rp750.015.000, 500 gram Rp1.499.820.000, dan 1.000 gram Rp2.999.600.000. Daftar ini memperlihatkan bahwa kenaikan harga terjadi merata di seluruh denominasi. 

Kondisi tersebut memperkuat posisi emas sebagai instrumen yang terus dipantau masyarakat, terutama di saat gejolak ekonomi dan ketidakpastian pasar masih menjadi perhatian. Kenaikan harga yang tajam dalam sehari biasanya mendorong investor untuk menimbang dua pilihan sekaligus, yakni merealisasikan keuntungan melalui penjualan atau menahan kepemilikan dengan harapan harga terus menanjak. Dalam konteks itu, pergerakan emas Antam pada awal Maret ini menjadi salah satu indikator penting bagi arah minat investasi masyarakat pada aset safe haven. 

Berita Terkait