02 March 2026, 09:29

Google Dorong Android Jadi “Mesin Eksekusi Tugas”: AppFunctions & Automasi Gemini Resmi Diluncurkan

Google meluncurkan AppFunctions dan automasi Gemini untuk Android, memungkinkan AI mengeksekusi tugas lintas aplikasi secara otomatis dan aman.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
758
Google Dorong Android Jadi “Mesin Eksekusi Tugas”: AppFunctions & Automasi Gemini Resmi Diluncurkan
Ilustrasi menggambarkan peluncuran Google AppFunctions & Gemini AI di Android, menampilkan automasi tugas lintas aplikasi seperti Uber dan DoorDash. (AI Generated by: Perspektif.co.id)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Google mempercepat ambisinya membangun Android sebagai intelligent OS dengan merilis AppFunctions dan sistem automasi UI berbasis Gemini, sebuah langkah besar yang diumumkan berdekatan dengan gelaran Galaxy Unpacked. Framework baru ini memungkinkan agen AI mengeksekusi tugas lintas aplikasi hanya melalui perintah bahasa natural—mulai dari memesan makanan, mengatur jadwal, hingga menjalankan alur kerja multi-langkah tanpa pengguna harus membuka aplikasi satu per satu.

Dalam penjelasan resminya, Google menegaskan bahwa perubahan ini menandai pergeseran dari OS yang berfokus pada aplikasi menuju OS yang berfokus pada penyelesaian tugas. VP Android Development Matthew McCullough menyebut bahwa pengguna kini “tidak lagi ingin menavigasi aplikasi, tetapi ingin AI menyelesaikan pekerjaan untuk mereka.”

“Kami bergerak dari operating system menuju intelligent system—platform yang benar-benar memahami dan bekerja untuk Anda,” tulis Head of Android Sameer Samat.

AppFunctions menjadi fondasi utama. Fitur ini memungkinkan aplikasi Android mengekspos fungsi internalnya—seperti membuat event kalender, menambah catatan, mencari email, hingga membuat playlist—yang kemudian dapat dipanggil langsung oleh agen AI seperti Gemini. Semua eksekusi berlangsung on-device, mirip konsep Model Context Protocol (MCP), tetapi berjalan lokal demi privasi dan keamanan.

Integrasi awal sudah terlihat pada Samsung Galaxy S26, di mana pengguna cukup meminta Gemini menampilkan foto tertentu dari Samsung Gallery tanpa membuka aplikasi. Gemini memanggil fungsi yang tepat dan menampilkan hasilnya langsung di dalam aplikasi Gemini.

Untuk aplikasi yang belum mendukung AppFunctions, Google menyiapkan sistem automasi UI generatif. Melalui mekanisme ini, Gemini dapat mengeksekusi tugas multi-langkah di aplikasi seperti Uber, DoorDash, Instacart, dan Starbucks—mulai dari memesan makanan hingga mengatur perjalanan—tanpa integrasi tambahan dari pengembang. Fitur ini akan hadir sebagai beta di aplikasi Gemini untuk pengguna di AS dan Korea.

Google menegaskan bahwa seluruh proses berjalan dalam secure virtual window, sehingga Gemini hanya dapat mengakses aplikasi yang relevan dan tidak dapat melihat seluruh isi perangkat. Pengguna juga dapat menghentikan, menjeda, atau mengambil alih proses kapan saja. Pembayaran tetap dilakukan manual demi keamanan.

AppFunctions akan menjadi bagian inti Android 17, yang dijadwalkan rilis stabil sekitar pertengahan 2026—menempatkan Google selangkah di depan Apple yang masih menunda pembaruan besar Siri.

Berita Terkait