TANGERANG SELATAN, Perspektif.co.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong peran Karang Taruna tidak hanya sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung program pembangunan daerah. Salah satu fokus yang kini didorong adalah keterlibatan Karang Taruna dalam memperbarui data masyarakat penerima bantuan sosial agar lebih akurat dan tepat sasaran.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, usai melantik Ketua Karang Taruna Kecamatan Pamulang beserta jajaran pengurus baru. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah sekaligus menghadirkan berbagai program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurut Pilar, Kecamatan Pamulang memiliki posisi yang strategis karena berada dekat dengan pusat pemerintahan kota. Karena itu, Karang Taruna Pamulang diharapkan mampu menjadi contoh dalam menjalankan program kolaboratif bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
"Hari ini saya melantik Ketua Karang Taruna Kecamatan Pamulang bersama seluruh jajaran untuk melanjutkan roda organisasi Karang Taruna Pamulang. Saya mengucapkan selamat menjalankan amanah. Tantangan ke depan cukup banyak, dan mudah-mudahan berbagai program Karang Taruna Kota Tangerang Selatan yang telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah dapat diwujudkan hingga tingkat kecamatan," ujar Pilar.
Ia menjelaskan, Karang Taruna diharapkan aktif mendukung berbagai program pemerintah, mulai dari kegiatan sosial, penyaluran bantuan kepada masyarakat, pemberdayaan kepemudaan, pendidikan, hingga pengembangan kewirausahaan.
"Pamulang ini paling dekat dengan Puspemkot, sehingga harus bisa menjadi contoh. Program-program pemerintah daerah bisa dibantu, terutama kegiatan sosial, bantuan kepada masyarakat, kepemudaan, pendidikan, hingga pengembangan kewirausahaan. Karang Taruna harus bergerak aktif di tengah masyarakat," katanya.
Pilar mengungkapkan, salah satu program prioritas yang saat ini tengah dijalankan Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Karang Taruna adalah memperkuat validitas Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN), khususnya untuk kelompok masyarakat dalam kategori desil 1 hingga desil 5.
Menurutnya, pembaruan data menjadi tantangan utama yang selama ini disampaikan Kementerian Sosial. Karena itu, Pemerintah Kota Tangsel menargetkan proses pembaruan data dilakukan secara berkala setiap tiga bulan agar kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat tergambar secara aktual.
"Saat ini kami berfokus bagaimana Karang Taruna bisa menjadi mitra Dinas Sosial bersama kelurahan dan kecamatan untuk melakukan pembaruan data masyarakat pada desil 1 sampai desil 5. Data ini harus terus dilaporkan ke pemerintah pusat karena salah satu tantangan terbesar adalah proses updating data," ujarnya.
Pilar mengatakan dirinya telah meminta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) serta perangkat daerah terkait untuk melibatkan Karang Taruna dalam proses pendataan. Menurutnya, para pemuda memiliki kedekatan dengan masyarakat hingga tingkat RT dan RW sehingga dinilai lebih memahami kondisi riil warga.
"Saya sudah menyampaikan kepada Bappelitbangda dan jajaran pemerintah daerah agar melibatkan Karang Taruna. Teman-teman ini berada langsung di tengah masyarakat, sehingga mereka mengetahui siapa yang benar-benar masuk kategori desil 1, 2, sampai 5. Dengan data yang selalu diperbarui, bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah bisa benar-benar tepat sasaran," jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi ekonomi masyarakat sangat dinamis sehingga pembaruan data harus dilakukan secara berkala. Menurut Pilar, warga yang sebelumnya tergolong mampu bisa saja mengalami penurunan kondisi ekonomi, begitu pula sebaliknya. Oleh sebab itu, akurasi data menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Bisa jadi yang sebelumnya mampu kemudian menjadi tidak mampu, atau sebaliknya. Kalau datanya tidak diperbarui, bantuan sosial bisa salah sasaran. Karena itu, data harus terus diperbarui agar program pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.