14 December 2025, 16:47

Gelombang Kedua: Kemlu Pulangkan 54 WNI dari “Markas” Online Scam Myanmar, Total 110 Sudah Tiba RI

Rombongan tersebut mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 13 Desember 2025 sekitar pukul 05.30 WIB

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Zainur Akbar
2,606
Gelombang Kedua: Kemlu Pulangkan 54 WNI dari “Markas” Online Scam Myanmar, Total 110 Sudah Tiba RI
Kemlu RI kembali memulangkan 54 warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak penertiban online scam dari perbatasan Myanmar-Thailand. (Foto: CNN Indonesia/Abdussaleem Muhammad)

Perspektif.co.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kembali memulangkan 54 warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak operasi penertiban online scam di wilayah perbatasan Myanmar–Thailand. Rombongan tersebut mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 13 Desember 2025 sekitar pukul 05.30 WIB, lalu diserahkan ke instansi terkait untuk penanganan dan pendampingan sesuai prosedur. 

Pemulangan ini dilakukan oleh Kemlu melalui Direktorat Pelindungan WNI bekerja sama dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok, sebagai bagian dari upaya penanganan WNI yang terseret operasi penegakan hukum Pemerintah Myanmar terhadap pusat kegiatan online scamming dan online gambling di kawasan Myawaddy. Dalam operasi tersebut, otoritas setempat mencatat 349 WNI berada dalam pengawasan.

Dalam keterangan yang dikutip sejumlah media, Kemlu menjelaskan pemulangan dilakukan bertahap. Pada gelombang pertama, sebanyak 56 WNI/PMI dipulangkan dari Myawaddy pada 8 Desember 2025 melalui Jembatan Persahabatan Myanmar–Thailand No. 2, kemudian melanjutkan penerbangan ke Jakarta melalui Bangkok dan tiba pada 9 Desember 2025.

Sementara itu, untuk gelombang kedua, KBRI Yangon menyebut 54 WNI tersebut berasal dari Shwe Kokko dan telah diseberangkan ke Thailand pada Jumat, 12 Desember 2025 pagi. Mereka dipindahkan dari Myawaddy menuju Mae Sot lewat jalur darat setelah memperoleh izin lintas batas dari otoritas Myanmar dan Thailand, lalu mendapatkan pendampingan KBRI Bangkok terkait proses imigrasi hingga pengaturan keberangkatan ke Indonesia. 

Seorang pejabat Kemlu yang dikutip media menyatakan pemulangan ini merupakan hasil koordinasi lintas perwakilan. “Berkat kerja sama yang solid, kami berhasil memfasilitasi kepulangan 54 WNI ke Tanah Air dengan selamat. Ini merupakan kepulangan gelombang kedua…,” ujar Rangga Yudha Nagara dalam keterangan yang dimuat media. 

Soal jumlah WNI yang masih menunggu kepulangan, Kemlu sebelumnya menyebut per 9 Desember 2025 masih ada 302 WNI yang berada dalam proses repatriasi bertahap, dengan prioritas bagi WNI yang telah menyatakan kesiapan membiayai tiket pulang secara mandiri. (detiknews) Namun, setelah dua gelombang pemulangan (56 orang dan 54 orang), sejumlah media menyebut 239 WNI masih menunggu giliran pemulangan. 

Kemlu kembali mengimbau calon pekerja migran Indonesia agar selalu mengikuti prosedur resmi dan ketentuan yang berlaku, guna menghindari risiko penipuan, eksploitasi, hingga persoalan hukum. Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dan mengoordinasikan pemulangan WNI yang tersisa agar berjalan aman, cepat, dan terkoordinasi. 

Berita Terkait