05 May 2026, 10:11

Friendster Bangkit & XChat Elon Musk Serentak Hadir di iPhone — Dua Aplikasi Ini Siap Guncang Medsos 2026

Friendster & XChat Elon Musk hadir di iPhone April 2026! Dua aplikasi medsos revolusioner masuk Indonesia — fitur, privasi, dan cara downloadnya.

Reporter: Hasida Kuchiki
Editor: Deden M Rojani
55
Friendster Bangkit & XChat Elon Musk Serentak Hadir di iPhone — Dua Aplikasi Ini Siap Guncang Medsos 2026
Friendster wajib tempel HP untuk berteman & XChat X Corp Elon Musk hadir serentak di App Store Indonesia April 2026 — tanpa iklan, tanpa algoritma. (Foto: Ilustrasi)

TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Dunia aplikasi digital diguncang dua peluncuran besar sekaligus pada April 2026: Friendster — jejaring sosial legendaris era 2000-an — resmi bangkit dengan aplikasi iPhone yang memaksa penggunanya bertemu fisik demi menambah teman, sementara XChat besutan X Corp. milik Elon Musk hadir di Indonesia sebagai penantang langsung WhatsApp dan Telegram. Keduanya eksklusif iOS, bebas iklan, dan bebas pelacakan data — namun datang dengan filosofi yang sepenuhnya berlawanan arah.

Friendster kini dipegang Mike Carson, programmer asal Philadelphia yang mengungkap dalam blog viralnya bahwa ide “tempel HP” untuk berteman lahir dari diskusi terbuka di Hacker News, di mana seorang pengguna menyarankan agar koneksi pertemanan hanya bisa terjalin melalui interaksi fisik langsung. Untuk mendapatkan domain Friendster.com, Carson merogoh kocek sekitar 30.000 dolar AS — sekitar Rp 495 juta — melalui transaksi kombinasi Bitcoin dan domain penghasil iklan. Aplikasi berukuran 6,5 MB yang dikembangkan Friendster Labs Inc. ini memerlukan minimal iOS 16.0 dan dibatasi untuk pengguna usia 13 tahun ke atas.

Mekanisme penambahan teman diduga memanfaatkan teknologi NFC atau Bluetooth Low Energy yang mengharuskan dua perangkat iOS berada dalam jarak kurang dari 10 sentimeter — mustahil dilakukan dari jarak jauh. Koneksi yang sudah terjalin pun akan memudar otomatis jika dua pengguna tidak saling menempelkan ponsel minimal sekali dalam setahun, sebagai pengingat lembut bahwa persahabatan sejati dijaga lewat pertemuan nyata.

“Hari ini saya merasa jejaring sosial menumbuhkan banyak hal negatif, tapi saya mengingat Friendster sebagai pengalaman yang benar-benar positif dan menyenangkan. Saya ingin menciptakan sesuatu yang berguna bagi orang-orang,” kata Carson kepada The Register.

Di kutub berlawanan, XChat resmi tayang untuk publik pada Jumat 24 April 2026, mendukung pengiriman pesan, berbagi file, panggilan suara-video, dan obrolan grup — hasil pengujian beta sejak awal tahun bersama kelompok pengguna terbatas. Berdasarkan pantauan KompasTekno, XChat sudah dapat diakses melalui App Store oleh pengguna Indonesia tidak lama setelah peluncuran global, meski distribusinya masih berjalan bertahap bergantung pada region dan akun Apple ID.

Peluncuran ini sengaja diatur bertepatan dengan tekanan hukum terhadap WhatsApp, dengan Musk menulis di platform X: “Can’t trust WhatsApp,” sambil mendorong penggunanya beralih ke XChat demi privasi yang sesungguhnya.

“Cepat, privat, dan baru permulaan,” tulis tim X dalam pernyataan resmi peluncuran XChat kepada publik global.

Fitur utamanya mencakup enkripsi ujung ke ujung, pesan otomatis hilang, pemblokiran tangkapan layar, serta penghapusan pesan untuk semua pihak dalam percakapan — tanpa iklan dan tanpa pelacakan data. Namun XChat mensyaratkan minimal iOS 26 dan iPadOS 26, sebuah batasan teknis yang cukup tinggi dan berpotensi memangkas jangkauan pengguna di fase awal. Sejumlah peneliti keamanan juga menyoroti bahwa kunci enkripsi pribadi pengguna disimpan di server X, dan metadata GPS pada foto yang dikirim tidak dihapus — berpotensi membocorkan lokasi tanpa sepengetahuan pengguna.

Berita Terkait