07 March 2026, 17:45

Dubai Lumpuh Sesaat! Bandara Tersibuk Dunia Hentikan Operasi Usai Drone Iran Dicegat

Operasional Bandara Internasional Dubai (DXB), Uni Emirat Arab, sempat dihentikan sementara pada Sabtu (7/3/2026)

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
2,017
Dubai Lumpuh Sesaat! Bandara Tersibuk Dunia Hentikan Operasi Usai Drone Iran Dicegat
Bandara dubai / doc istimewa

Perspektif.co.id -  Operasional Bandara Internasional Dubai (DXB), Uni Emirat Arab, sempat dihentikan sementara pada Sabtu (7/3/2026) setelah sistem pertahanan udara melakukan pencegatan terhadap drone yang terdeteksi di sekitar area bandara. Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko keamanan di kawasan Teluk di tengah memanasnya konflik Timur Tengah yang kini mulai berdampak langsung pada infrastruktur sipil dan transportasi global.

Pemerintah Dubai menyatakan penghentian operasional dilakukan sebagai langkah pengamanan bagi seluruh pihak yang berada di area bandara, termasuk penumpang, petugas, dan awak maskapai. “Demi keselamatan penumpang, staf bandara, dan awak maskapai, operasional di Bandara Internasional Dubai (DXB) telah dihentikan sementara,” demikian pernyataan Kantor Media Dubai dalam unggahan resminya.

Pengumuman itu dirilis tidak lama setelah pencegatan udara terhadap sebuah drone di dekat bandara. Seorang saksi mata melaporkan terdengarnya ledakan keras yang kemudian diikuti kemunculan asap di sekitar lokasi. Situasi tersebut memicu gangguan lalu lintas penerbangan di salah satu simpul aviasi internasional paling sibuk di dunia.

Data dari situs pemantau penerbangan Flightradar24 sebelumnya memperlihatkan sejumlah pesawat sempat berputar-putar di udara di atas kawasan bandara. Pola pergerakan itu menunjukkan adanya penerbangan yang belum dapat mendarat dan harus menunggu arahan lebih lanjut seiring situasi keamanan yang belum sepenuhnya dinyatakan aman.

Maskapai Emirates, yang merupakan operator penerbangan terbesar di Timur Tengah, juga mengambil langkah cepat dengan menghentikan seluruh penerbangan dari dan menuju Dubai hingga ada pemberitahuan lanjutan. Maskapai itu bahkan meminta para penumpang untuk tidak datang ke bandara di tengah situasi yang terus berkembang. “Mohon jangan pergi ke bandara itu,” demikian imbauan Emirates.

Meski operasional dihentikan sementara, pemerintah Dubai menegaskan bahwa insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Otoritas setempat menyebut hanya terjadi “insiden kecil akibat jatuhnya puing-puing setelah pencegatan”, dan memastikan tidak ada korban luka dalam kejadian itu.

Pemerintah Dubai juga membantah berbagai informasi yang beredar di media sosial mengenai peristiwa di Bandara Internasional Dubai, meski tidak merinci secara spesifik informasi mana yang dimaksud. Langkah klarifikasi itu dilakukan di tengah derasnya arus kabar yang menyebar cepat seiring meningkatnya ketegangan militer di kawasan.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab menyatakan sistem pertahanan udara negara tersebut sedang menghadapi ancaman rudal dan drone yang datang dari Iran. “Pertahanan udara Uni Emirat Arab saat ini sedang menanggapi ancaman rudal dan drone yang datang dari Iran,” kata kementerian tersebut, tanpa menjelaskan lebih jauh sasaran serangan yang dimaksud.

Bandara Dubai sebelumnya juga pernah terdampak langsung oleh eskalasi perang. Pada Sabtu pekan lalu, empat pekerja dilaporkan terluka dan satu terminal mengalami kerusakan setelah konflik di Timur Tengah meledak menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Ketika itu, operator Dubai Airports menyebut keadaan berhasil dikendalikan dengan cepat.

Rangkaian serangan yang dikaitkan dengan Iran belakangan tidak hanya menyasar fasilitas strategis, tetapi juga sejumlah titik penting lain di Uni Emirat Arab. Bandara Abu Dhabi, kawasan hunian elite Palm Jumeirah, hingga hotel ikonik Burj Al Arab disebut ikut terdampak. Bahkan, puing-puing drone sebelumnya dilaporkan memicu kebakaran di konsulat Amerika Serikat di Dubai pada Selasa lalu.

Berita Terkait