23 January 2026, 11:32

Danantara Biayai Proyek Rp20 T, Pemerintah Siap Mulai Bangun 12 Pabrik Peternakan Ayam Terintegrasi 28 Januari 2026

proyek peternakan ayam terintegrasi senilai Rp20 triliun akan mulai dikerjakan lewat seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 28 Januari 2026.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,731
Danantara Biayai Proyek Rp20 T, Pemerintah Siap Mulai Bangun 12 Pabrik Peternakan Ayam Terintegrasi 28 Januari 2026
Pemmbangunan pabrik peternakan ayam terintegrasi senilai Rp20 triliun segera dimulai melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 28 Februari 2026. Ilustrasi.

JAKARTA, Perspektif.co.id - Pemerintah memastikan proyek peternakan ayam terintegrasi senilai Rp20 triliun akan mulai dikerjakan lewat seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 28 Januari 2026. Pendanaan proyek ini bersumber dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan disiapkan untuk memperkuat pasokan protein hewani nasional sekaligus menopang kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Antara News

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyampaikan pembangunan tahap awal akan mencakup 12 fasilitas yang mengintegrasikan rantai produksi ayam pedaging dan petelur. “28 Januari (groundbreaking),” kata Amran saat memberi keterangan di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Menurut Amran, proyek ini didorong oleh kebutuhan pemerintah memiliki instrumen yang lebih kuat untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas perunggasan, terutama di level hulu. Salah satu perhatian yang disorot ialah dinamika harga day old chick (DOC) atau anak ayam umur sehari yang dinilai fluktuatif dan dapat memicu ketidakpastian di tingkat peternak maupun konsumen. 

Ia mencontohkan, pada periode sebelumnya harga DOC sempat menyentuh Rp14.000 per ekor, sementara harga normal berada di kisaran Rp9.000 per ekor. Pemerintah lalu berupaya mendorong penyesuaian menjadi Rp11.000 per ekor agar pelaku usaha merasa lebih “nyaman”, namun pergerakan harga dinilai belum sesuai harapan. 

Amran menegaskan proyek peternakan ayam terintegrasi ini diposisikan sebagai langkah jangka panjang untuk menahan gejolak serupa terulang. “Ini solusi permanen… negara harus hadir… (agar) bisa intervensi pasar,” ujarnya. 

Pemerintah juga menyebut pembangunan pabrik pakan dan fasilitas produksi DOC menjadi bagian dari paket penguatan hulu yang disiapkan negara. Dalam pemberitaan terpisah, detikFinance mencatat pemerintah akan membangun 12 unit pabrik pakan ternak ayam dan produksi DOC di berbagai daerah, dengan pendanaan dari Danantara. 

Dari sisi kebutuhan, Bapanas sebelumnya memproyeksikan adanya tambahan permintaan protein untuk mendukung MBG. Dalam catatan Bapanas, tambahan kebutuhan untuk program tersebut diperkirakan sekitar 700 ribu ton telur dan 1,1 juta ton daging ayam

Amran menyatakan pembangunan akan diarahkan ke wilayah-wilayah yang selama ini mengalami kekurangan pasokan ayam dan telur agar distribusi pangan lebih merata. (Antara News) Sementara itu, Bloomberg Technoz melaporkan pemerintah berharap tahapan awal proyek berjalan lancar sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan, khususnya oleh pelaku usaha peternakan. 

Dalam konteks desain program yang pernah dipaparkan sebelumnya, mekanisme penguatan hulu ini disebut tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga penguatan struktur industri. Dalam salah satu paparan yang dihimpun media sektor perunggasan, pemerintah menyebut peran BUMN diproyeksikan bekerja di sisi hulu (pakan dan DOC), sementara budidaya/on farm tetap mengandalkan peternak rakyat melalui skema kelembagaan seperti UMKM, koperasi, dan dukungan pembiayaan. 

Meski demikian, untuk tahap awal menjelang groundbreaking, pemerintah belum merinci titik lokasi seremoni dan detail implementasi teknis terbaru. Amran menekankan agenda pembangunan akan terus dimatangkan seiring persiapan pelaksanaan dan penguatan pengawasan agar tujuan stabilisasi pasokan, perlindungan peternak, serta keterjangkauan harga bagi konsumen bisa berjalan seiring.

Berita Terkait