15 September 2026, 21:37

Benyamin Pesan Pelajar Tangsel: Jangan Salah Pilih Pergaulan, 20 Tahun Lagi Bisa Jadi Wali Kota

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengingatkan pelajar menjaga kesehatan mental, membangun karakter positif dan bijak memilih lingkungan pergaulan.

Reporter: Deden M Rojani
Editor: Zainur Akbar
10
Benyamin Pesan Pelajar Tangsel: Jangan Salah Pilih Pergaulan, 20 Tahun Lagi Bisa Jadi Wali Kota
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie saat menghadiri Kegiatan Kampanye dan Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan tema Kesehatan Mental di SMAN 1 Tangerang Selatan, Selasa (15/9/2026).

TANGERANG SELATAN, Perspektif.co.id – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengingatkan para pelajar agar tidak menyia-nyiakan masa sekolah. Ia meminta siswa menjaga kesehatan mental dengan membangun karakter positif, tekun menuntut ilmu, serta berhati-hati dalam memilih lingkungan pergaulan.

Pesan tersebut disampaikan Benyamin saat menghadiri Kegiatan Kampanye dan Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan tema Kesehatan Mental di SMAN 1 Tangerang Selatan, Selasa (15/9/2026).

Dalam kegiatan itu, Benyamin mengatakan kesehatan mental berkaitan erat dengan proses seseorang membentuk karakter, mengambil keputusan, serta menghadapi berbagai pengaruh dari lingkungan di sekitarnya.

Menurutnya, masa remaja menjadi fase penting bagi seseorang untuk menanamkan nilai dan membangun karakter yang nantinya akan dibawa dalam kehidupan ketika dewasa.

Benyamin kemudian menggambarkan kehidupan seorang anak seperti selembar kertas kosong. Menurut dia, kertas tersebut dapat diisi dengan berbagai hal yang memberikan nilai, mulai dari ilmu pengetahuan hingga kejujuran, sopan santun dan nilai kehidupan lainnya.

“Tapi kalau kertas kosong ini kemudian kita isi dengan tulisan Al-Qur'an, dan dari alif sampai terakhir, maka ini jadi punya nilai. Kalau kertas kosong ini kita isi dengan ilmu pengetahuan, maka kertas ini punya nilai, ilmu pengetahuan,” ujar Benyamin.

Ia menekankan bahwa nilai seorang anak tidak semata-mata dilihat dari capaian akademik. Sikap dan karakter yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas seseorang.

Karena itu, Benyamin meminta para pelajar memanfaatkan waktu selama berada di bangku sekolah untuk terus belajar sekaligus membentuk kepribadian yang positif.

“Hidup kamu masih puluhan tahun ke depan. Setiap jam, setiap menit, setiap tahun adalah hal yang sangat berharga,” nasihat Benyamin saat berbincang dengan salah satu siswa di lokasi.

Selain mendorong siswa fokus pada pendidikan, Benyamin memberikan perhatian khusus terhadap lingkungan pergaulan. Ia mengatakan seorang anak dapat terpengaruh oleh orang-orang di sekitarnya sehingga setiap pelajar perlu mampu menjaga diri dan memikirkan konsekuensi sebelum mengambil sebuah keputusan.

Benyamin kemudian menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke Polsek Ciputat. Saat itu, ia melihat seorang anak yang masih berada pada usia pelajar harus berhadapan dengan persoalan hukum setelah disebut terpengaruh ajakan teman untuk mengikuti aksi tawuran.

Pengalaman tersebut, kata Benyamin, menunjukkan bahwa lingkungan pergaulan dapat memberikan pengaruh terhadap perjalanan hidup seorang anak. Karena itu, ia meminta siswa tidak mudah mengikuti ajakan yang berpotensi membawa kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Jangan pernah sia-siakan pengorbanan para orang tua, termasuk para guru-guru di sini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Benyamin mengajak para siswa untuk menghargai dan menyayangi orang tua serta para guru. Ia juga meminta sekolah dimanfaatkan bukan hanya sebagai tempat memperoleh pelajaran akademik, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun karakter dan mempersiapkan kehidupan di masa depan.

Benyamin bahkan membayangkan para siswa yang ditemuinya saat ini kelak dapat mengisi berbagai posisi penting sesuai dengan kemampuan dan bidang yang mereka pilih.

Menurutnya, para pelajar tersebut memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari berbagai profesi, termasuk mengisi posisi kepemimpinan di pemerintahan.

“20 tahun lagi aku tunggu kamu di Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Gak tahu kamu menjadi apa. Tapi 20 tahun lagi kamu yang akan menggantikan saya sebagai Wali Kota Tangerang Selatan, atau menjadi jenderal, atau menjadi kepala sekolah di sini. Jadi apa pun, jadilah orang yang bernilai,” kata Benyamin.

Ia menegaskan bahwa masa depan setiap pelajar pada akhirnya ditentukan oleh keputusan yang mereka ambil. Karena itu, para siswa didorong mulai mengenali nilai-nilai positif dalam dirinya dan menjadikannya sebagai dasar dalam menentukan arah kehidupan.

Benyamin mengatakan setiap pelajar memiliki kesempatan untuk menentukan jalan hidup masing-masing. Menurutnya, proses tersebut perlu dimulai sejak berada di bangku sekolah dengan membangun karakter, memperluas pengetahuan dan memilih lingkungan yang dapat memberikan pengaruh positif.

“Semua keputusannya dari kamu. Karena kamulah pemimpinnya,” tuturnya.

Berita Terkait