TEKNOLOGI, Perspektif.co.id — Mulai 15 Mei 2026, xAI resmi mengintegrasikan Grok — chatbot AI besutan Elon Musk — langsung ke dalam Hermes Agent, platform agen AI open-source milik Nous Research. Langkah ini memungkinkan pelanggan SuperGrok memanfaatkan langganan mereka di ekosistem agen berbasis kode terbuka tanpa perlu menyiapkan API key secara manual.
Hermes Agent mendukung autentikasi Grok melalui alur OAuth berbasis browser yang terhubung ke accounts.x.ai. Pengguna cukup login satu kali, dan Hermes secara otomatis memperbarui sesi di latar belakang tanpa konfigurasi tambahan.
Integrasi ini tidak terbatas pada obrolan teks biasa. Berdasarkan pengumuman resmi xAI, pelanggan Grok mendapatkan akses ke Grok 4.3 untuk percakapan teks dan penalaran tingkat lanjut, fitur Text-to-Speech Grok, serta kemampuan generasi gambar dan video — semuanya diakses dengan satu token OAuth yang sama.
“Anda sekarang dapat menggunakan langganan SuperGrok Anda di Hermes Agent! Selamat datang di Hermes Crew, Grok!” tulis xAI dalam pengumuman resmi di x.ai, dikutip Jumat (16/5/2026).
Hermes Agent sendiri merupakan agen AI open-source yang dikembangkan NousResearch dan diluncurkan pada Februari 2026. Berbeda dari chatbot biasa, agen ini berjalan secara persisten — mempertahankan memori jangka panjang lintas sesi percakapan — dan terhubung ke berbagai platform pesan termasuk WhatsApp, Discord, Telegram, dan Signal. Versi yang berjalan saat integrasi ini diluncurkan adalah 0.13.0, bertajuk “The Tenacity Release,” yang dirilis 7 Mei 2026.
Untuk memulai, pengguna Linux, macOS, WSL2, maupun Android (via Termux) cukup menjalankan skrip instalasi curl dari repositori NousResearch, lalu memilih opsi “xAI Grok OAuth (SuperGrok Subscription)” saat menjalankan perintah, kemudian masuk melalui browser.
Di hari yang sama, xAI turut memperkenalkan agen coding baru yang ditujukan untuk bersaing langsung dengan Anthropic dan Google, menegaskan ambisi perusahaan untuk memperluas ekosistem Grok di tengah ketatnya persaingan industri AI.