11 February 2026, 15:22

Warga Diminta Waspada! Sungai Cisadane Diduga Tercemar Limbah Kimia, Dinkes Tangerang Keluarkan Imbauan Resmi

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat menyusul adanya indikasi pencemaran limbah kimia

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
670
Warga Diminta Waspada! Sungai Cisadane Diduga Tercemar Limbah Kimia, Dinkes Tangerang Keluarkan Imbauan Resmi
Pos Pantau yang berada di bantaran Sungai Cisadane, Batu Beulah, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. (Sumber : DPUPR Kota Tangerang) (ZIDAN FEBRIANSYAH)

Perspektif.co.id - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat menyusul adanya indikasi pencemaran limbah kimia di aliran Sungai Cisadane. Peringatan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan guna meminimalkan potensi risiko kesehatan bagi warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai maupun yang memanfaatkan airnya untuk kebutuhan sehari-hari.

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan, masyarakat diminta untuk sementara waktu tidak menggunakan air Sungai Cisadane hingga ada pemberitahuan resmi lebih lanjut mengenai kondisi kualitas air yang dinyatakan aman.

“Sebagai langkah pencegahan dan perlindungan kesehatan masyarakat, warga diimbau tidak menggunakan air Sungai Cisadane untuk keperluan mandi, mencuci, memasak, maupun air minum sampai terdapat informasi resmi lebih lanjut yang menyatakan kondisi air telah aman,” ujar dr. Dini, Rabu (11/2/2026).

Selain itu, warga juga diminta tidak mengonsumsi ikan maupun hasil tangkapan lain yang berasal dari Sungai Cisadane selama status keamanan lingkungan belum dinyatakan pulih oleh pihak berwenang.

“Tidak mengonsumsi ikan atau hasil tangkapan lainnya dari Sungai Cisadane hingga situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang,” paparnya.

Dinkes juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari kontak langsung dengan air sungai, terutama jika ditemukan perubahan fisik pada air seperti bau menyengat, munculnya busa, atau perubahan warna yang tidak lazim.

“Menghindari kontak langsung dengan air Sungai Cisadane, terutama apabila air terlihat berbau menyengat, berbusa, atau mengalami perubahan warna yang tidak normal,” sambungnya.

Menurut dr. Dini, paparan limbah kimia berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari iritasi kulit, gangguan pernapasan, hingga keluhan sistem pencernaan seperti mual dan muntah.

“Apabila masyarakat mengalami gejala atau keluhan setelah kontak dengan air Sungai Cisadane, segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Untuk kondisi darurat masyarakat dapat menghubungi Call Center 112 atau 021-5577-1135,” tegasnya.

Pemerintah Kota Tangerang bersama instansi terkait saat ini terus melakukan pemantauan dan investigasi guna mengidentifikasi sumber pencemaran serta memastikan langkah penanganan dilakukan secara cepat dan tepat. Upaya pemulihan kualitas lingkungan juga menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Pemkot Tangerang mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada, serta hanya mengacu pada informasi resmi yang disampaikan pemerintah guna menghindari kepanikan maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Terkait