31 December 2025, 17:16

Viral “Squall Line” Disebut Bakal Hantam Jawa di Malam Tahun Baru, BMKG Tegas Bantah: Hoaks!

Beredar luas di media sosial dan pesan berantai, informasi yang mengklaim fenomena Squall Line (garis badai) akan menghantam wilayah Jabodetabek

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
1,883
Viral “Squall Line” Disebut Bakal Hantam Jawa di Malam Tahun Baru, BMKG Tegas Bantah: Hoaks!
BMKG memastikan informasi ancaman terjadinya Squall Line adalah hoaks. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Perspektif.co.id - Beredar luas di media sosial dan pesan berantai, informasi yang mengklaim fenomena Squall Line (garis badai) akan menghantam wilayah Jabodetabek hingga Pulau Jawa secara destruktif pada malam pergantian tahun baru. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan narasi tersebut tidak benar.

“Tidak benar (hoax),” demikian pernyataan BMKG yang disampaikan Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama, Rabu (31/12/2025). 

BMKG menjelaskan, berdasarkan pemantauan terkini, pihaknya tidak mendeteksi pembentukan awan Cumulonimbus dalam bentuk barisan memanjang (Squall Line) di Samudra Hindia yang bergerak menuju pesisir Jawa sebagaimana diklaim dalam informasi viral tersebut. 

Penegasan serupa juga disampaikan melalui kanal resmi lembaga. BMKG menyatakan tidak pernah merilis pernyataan atau peringatan dini dengan narasi yang beredar, termasuk klaim terdeteksinya Squall Line maupun ancaman badai ekstrem khusus periode malam 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. “Hingga saat ini, tidak ada rilis resmi BMKG yang menyatakan adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut,” tulis BMKG dalam klarifikasinya.

BMKG mengingatkan bahwa informasi cuaca dan peringatan dini hanya dipublikasikan melalui kanal resmi, seperti situs BMKG, akun media sosial resmi, dan aplikasi InfoBMKG. Lembaga tersebut juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya serta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Di tengah maraknya isu yang dinilai menakut-nakuti, BMKG meminta masyarakat tetap tenang namun tetap waspada. BMKG menegaskan fenomena cuaca dapat diprediksi secara saintifik dan lembaga itu merupakan otoritas resmi yang berwenang mengeluarkan peringatan dini cuaca. Karena itu, publik diminta mengecek pembaruan informasi hanya dari sumber resmi. 

Untuk kondisi Jabodetabek pada malam pergantian tahun 2025–2026, BMKG menyampaikan cuaca diperkirakan berawan hingga berawan tebal. Potensi hujan ringan masih mungkin terjadi di sejumlah wilayah, seperti sebagian Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Kabupaten Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi, serta Kabupaten dan Kota Tangerang. Sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Seribu. 

BMKG pun mengimbau warga tetap menjalankan rencana perayaan tahun baru tanpa rasa takut berlebihan, sambil terus memperbarui prakiraan cuaca melalui kanal InfoBMKG dan layanan resmi lainnya. 

Berita Terkait