JAKARTA, Perspektif.co.id - Kecelakaan beruntun melibatkan tujuh kendaraan terjadi di ruas Tol Lingkar Luar Jakarta atau Tol JORR pada Selasa (10/3/2026) sore. Insiden di jalur padat tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka ringan dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.44 WIB di Tol JORR Km 30,800 B. Kecelakaan bermula ketika seluruh kendaraan melaju dari arah timur dalam kondisi arus lalu lintas yang dilaporkan lancar meski cuaca saat itu mendung. Di titik kejadian, sebuah truk Fuso diduga mengalami rem blong hingga kemudian menghantam kendaraan di depannya dan memicu tabrakan beruntun.
"Tempat kejadian perkara di Tol JORR sekitar Km 30.800 B," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Adapun tujuh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu terdiri atas satu truk wing boks, satu unit Honda BR-V, dua truk diesel, satu Toyota Innova, satu Gran Max, serta satu truk Fuso. Dari seluruh kendaraan tersebut, truk Fuso disebut menjadi pemicu utama rangkaian benturan yang terjadi secara beruntun di dua lajur berbeda.
Menurut Ojo, sesampainya di lokasi kejadian di lajur 2 Km 30+800 B, truk Fuso yang berada di urutan belakang kehilangan kemampuan pengereman. Akibatnya, kendaraan berat itu menabrak kendaraan di depannya, lalu benturan berantai pun tidak terhindarkan. Kendaraan yang lebih dulu tertabrak kemudian kehilangan kendali dan menghantam kendaraan lain di depannya.
"Situasi lalin lancar cuaca mendung setibanya di Km 30+800 B lajur 2, kendaraan ke-7 (Fuso) mengalami rem blong sehingga menabrak kendaraan ke-6. Kendaraan ke-6 hilang kendali sehingga menabrak kendaraan ke-5, kendaraan ke-4 dan kendaraan ke-3," jelasnya.
Benturan tidak berhenti di situ. Setelah menghantam sejumlah kendaraan di lajur 2, truk Fuso kembali hilang kendali dan berpindah ke lajur 1. Di lajur tersebut, kendaraan besar itu kembali menabrak dua kendaraan lain yang berada di depannya. Situasi itu menyebabkan kerusakan cukup serius pada beberapa kendaraan yang terlibat, terutama kendaraan penumpang.
"Lanjut kendaraan ke-7 hilang kendali pindah ke lajur 1 dan menabrak kembali kendaraan ke-2 dan kendaraan ke-1. Petugas melakukan pengamanan dan penanganan kendaraan diarahkan ke tempat yang lebih aman yaitu selepas GT Gedong 2," ujar Ojo.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat ke titik yang lebih aman untuk menghindari gangguan lalu lintas lanjutan. Penanganan cepat dilakukan agar antrean kendaraan tidak meluas di sekitar area kecelakaan, mengingat insiden terjadi pada jam sibuk sore hari.
Dalam kejadian tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka ringan dan dibawa ke RS Pasar Rebo untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, kerusakan material tercatat cukup signifikan, terutama pada Honda BR-V dan Gran Max yang disebut mengalami kerusakan parah akibat benturan keras dalam kecelakaan berantai tersebut.
"Korban luka 2 ringan di RS Pasar Rebo. Kerugian materi kendaraan BRV dan Gran Max ringsek," imbuh Ojo.