12 February 2026, 20:52

Pria 33 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur Kafe Bogor, Polisi Duga Dipicu Masalah Asmara

Seorang pria berinisial MY (33) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di ruang dapur sebuah kafe di wilayah Bogor Utara, Kota Bogor, Kamis(12/2/20)

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Deden M Rojani
874
Pria 33 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur Kafe Bogor, Polisi Duga Dipicu Masalah Asmara
Ilustrasi (Dok. detikcom)

Perspektif.co.id - Seorang pria berinisial MY (33) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di ruang dapur sebuah kafe di wilayah Bogor Utara, Kota Bogor, Kamis (12/2/2026). Aparat kepolisian menduga korban mengakhiri hidupnya akibat persoalan asmara.

Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo Sutarjo mengatakan korban ditemukan dalam posisi tergantung di kusen pintu dapur kafe tempatnya bekerja. “Ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki tergantung di kusen pintu dapur yang diduga gantung diri di kafe,” ujar Enjo kepada wartawan.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh rekan kerja korban berinisial DY sekitar pukul 11.31 WIB. Saat itu, DY tengah bersiap membuka operasional kafe seperti biasa. Ketika hendak membereskan dan menyimpan gelas kotor ke dapur, ia membuka tirai penutup ruangan dan mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung.

“Namun ketika DY akan menyimpan gelas kotor di dapur dan membuka tirai penutup dapur, tiba-tiba melihat korban sudah tergantung di kusen pintu dapur,” kata Enjo menjelaskan kronologi penemuan.

Polisi menyebut dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri yang dipicu persoalan pribadi. “Dugaannya masalah asmara,” ujar Enjo singkat.

Terpisah, Camat Bogor Utara Riki Robiansyah membenarkan bahwa korban merupakan salah satu karyawan kafe tersebut. Ia menyampaikan bahwa sehari-hari korban tinggal di lokasi usaha itu sekaligus bertugas menjaga tempat tersebut.

“Almarhum salah satu karyawan yang kerja di kafe ini, yang memang dia tinggal di kafe ini sekaligus menjaga. Tadi ditemukan oleh rekan karyawannya yang satu lagi pada saat dia mau membuka kafe,” kata Riki.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Aparat memastikan proses pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, meski indikasi awal mengarah pada faktor personal.

Berita Terkait