07 February 2026, 17:22

Prabowo Singgung Dana Umat Rp500 Triliun, Siapkan Lembaga Khusus dan Gedung 40 Lantai di Jantung Jakarta

Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana pembentukan lembaga khusus yang akan mengelola dana umat secara terpusat.

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
1,221
Prabowo Singgung Dana Umat Rp500 Triliun, Siapkan Lembaga Khusus dan Gedung 40 Lantai di Jantung Jakarta
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pembentukan lembaga khusus untuk mengelola dana umat yang selama ini tersebar di berbagai institusi. (Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

Perspektif.co.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana pembentukan lembaga khusus yang akan mengelola dana umat secara terpusat. Ia menilai potensi dana keumatan yang selama ini tersebar di berbagai institusi sangat besar dan dapat dihimpun secara lebih optimal apabila dikelola dalam satu sistem yang terkoordinasi.

Prabowo menyebut, berdasarkan laporan yang ia terima dari Menteri Agama Nasaruddin Umar, dana umat yang dikelola dengan tata kelola baik berpotensi mencapai sedikitnya Rp500 triliun dalam satu tahun. Angka tersebut dinilai mencerminkan kekuatan ekonomi umat yang selama ini belum sepenuhnya terorganisasi.

“Kalau tidak salah nanti akan dibentuk lembaga pengelolaan dana umat. Saya diberi laporan oleh Menteri Agama, kalau dana umat semua dikelola dengan baik itu bisa jumlahnya itu minimal Rp500 triliun satu tahun,” kata Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2).

Menurut Prabowo, pengelolaan dana umat secara terpusat bukan semata persoalan finansial, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat peran lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan pemerintah dalam membangun bangsa.

“Ulama dan umaroh bersatu, kita akan melihat kebangkitan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan rencana pemerintah untuk menyediakan infrastruktur pendukung bagi lembaga-lembaga umat Islam. Ia mengungkapkan telah menyiapkan lahan strategis di kawasan pusat ibu kota untuk pembangunan gedung bersama yang akan digunakan oleh berbagai institusi keislaman.

“Hari ini saya bisa sampaikan bahwa saya sebagai Presiden Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam,” ucap Prabowo.

Gedung tersebut direncanakan menjadi pusat aktivitas kelembagaan umat Islam, termasuk menampung MUI, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta lembaga dan organisasi Islam lain yang membutuhkan ruang kerja representatif. Prabowo menyebut gedung itu dirancang setinggi sekitar 40 lantai dan berlokasi di kawasan strategis Bundaran HI.

Ia menjelaskan, rencana pembangunan gedung tersebut merupakan permintaan Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, yang disampaikan beberapa bulan lalu. Menurut Prabowo, selama ini keberadaan kantor MUI dinilai belum memiliki lokasi yang jelas dan representatif.

“Ini permintaan Imam Besar Istiqlal Prof Nasaruddin Umar kepada saya beberapa bulan yang lalu. Permintaan beliau juga sebagai Menteri Agama menyampaikan, ‘Pak, kantor MUI sekarang enggak jelas di mana’,” kata Prabowo.

Berita Terkait