24 January 2026, 14:37

Kapolri Putar Kursi Kapolda: Sumsel Berganti ke Sandi Nugroho, Papua Barat–Papua Tengah Ikut Dirombak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali merotasi sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri, termasuk jabatan kepala kepolisian

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,000
Kapolri Putar Kursi Kapolda: Sumsel Berganti ke Sandi Nugroho, Papua Barat–Papua Tengah Ikut Dirombak
Gedung Mabes Polri (Rengga Sancaya/detikcom)

JAKARTA, Perspektif.co.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali merotasi sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri, termasuk jabatan kepala kepolisian daerah (kapolda) di sejumlah wilayah strategis. Rotasi itu tertuang dalam surat telegram mutasi yang diteken pada Januari 2026 dan dikonfirmasi Divisi Humas Polri. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan adanya telegram mutasi tersebut. “Iya,” ujar Trunoyudo saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).

Berdasarkan informasi mutasi yang beredar, ada tiga jabatan kapolda yang berganti. Kapolda Sumatera Selatan kini dijabat Irjen Sandi Nugroho menggantikan Irjen Andi Rian Djajadi. Sementara jabatan Kapolda Papua Barat dipercayakan kepada Brigjen Alfred Papare menggantikan Irjen Johnny Eddizon Isir. Adapun Kapolda Papua Tengah diisi Kombes Jermias Rontini, menggantikan Brigjen Alfred Papare yang bergeser ke Papua Barat. 

Rotasi kapolda itu merupakan bagian dari rangkaian mutasi yang lebih luas. Dalam keterangan yang disampaikan ke publik, mutasi pada Januari 2026 menyasar total 85 personel, yang tertuang dalam ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 (mencakup 53 personel) serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026 (mencakup 32 personel). 

Selain kapolda, perombakan juga terjadi pada jabatan wakapolda. Dalam daftar yang beredar, Kombes Muhajir diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Papua, Kombes Gustav Robby Urbinas sebagai Wakapolda Papua Tengah, Brigjen Hindarsono sebagai Wakapolda Kalimantan Barat, serta Brigjen I Made Astawa sebagai Wakapolda Bali.

Polri menegaskan rotasi dan promosi merupakan mekanisme pembinaan organisasi dan karier. Trunoyudo menyebut mutasi dilakukan sebagai penyegaran dan penguatan struktur, agar pelaksanaan tugas kepolisian berjalan optimal dan profesional. 

Berita Terkait