24 January 2026, 19:47

Hujan Deras Bikin Eks TPA Pondok Rajeg Bogor Longsor 200 Meter, Material Menggantung di Tepi Ciliwung

Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu longsor di bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Reporter: Ihsan Nurdin
Editor: Deden M Rojani
1,207
Hujan Deras Bikin Eks TPA Pondok Rajeg Bogor Longsor 200 Meter, Material Menggantung di Tepi Ciliwung
Foto: Bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, longsor. (Dok istimewa).

BOGOR, Perspektif.co.id - Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu longsor di bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyebut hujan dengan durasi cukup lama menjadi pemicu pergerakan tanah di area eks TPA yang kini dikenal sebagai kawasan hutan kota. 

Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Panjang bidang tanah yang longsor dilaporkan mencapai 200 meter, dengan lokasi berada di tepi aliran Sungai Ciliwung. “Disebabkan hujan deras dengan intensitas cukup lama, maka menyebabkan tanah eks lokasi TPA Hutan kota Pondok Rajeg menjadi longsor,” kata Jalaluddin, Sabtu (24/1/2026). 

BPBD juga membeberkan dimensi longsoran yang cukup besar. “Tanah berada di telinganya pinggir Sungai Ciliwung dengan panjang 200 meter, lebar 100 meter, dan tinggi 20 meter,” jelasnya. Jalaluddin memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. 

Meski tanpa korban, longsor ini memerlukan penanganan lanjutan karena material belum dibersihkan. BPBD menyatakan kebutuhan mendesak di lapangan adalah pengerahan alat berat untuk menyingkirkan material longsor. “Kebutuhan dasar yaitu alat berat, longsoran masih belum diperbaiki,” ujarnya. 

Untuk mencegah risiko susulan dan membatasi aktivitas warga, petugas telah memasang garis pengaman di sekitar lokasi agar tidak ada yang melintas. BPBD menekankan penanganan berikutnya perlu melibatkan dinas terkait untuk langkah pemulihan dan pengamanan area terdampak.

Berita Terkait