02 December 2025, 16:43

Donasi Meledak! Ferry Irwandi Kumpulkan Rp 10 M untuk Korban Banjir Sumatra Hanya dalam 24 Jam

Dalam waktu sekitar 24 jam, terkumpul donasi lebih dari Rp 10,3 miliar, jauh melampaui target awal yang hanya dipatok Rp 1 miliar.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
1,912
Donasi Meledak! Ferry Irwandi Kumpulkan Rp 10 M untuk Korban Banjir Sumatra Hanya dalam 24 Jam
Donasi yang digalang Ferry Irwandi untuk korban banjir Sumatra sentuh Rp 10 miliar dalam 24 jam. Foto: Kita Bisa

Perspektif.co.id - Content creator dan influencer Ferry Irwandi menggalang dana bantuan untuk korban banjir di Sumatra dan menuai respons luar biasa dari warganet. Dalam waktu sekitar 24 jam, terkumpul donasi lebih dari Rp 10,3 miliar, jauh melampaui target awal yang hanya dipatok Rp 1 miliar. 

Penggalangan dana dilakukan melalui platform KitaBisa dengan tajuk “Solidaritas Bantu Korban di Sumatra”. Dalam halaman kampanye tersebut, Ferry menggambarkan beratnya situasi yang dihadapi warga di sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Sumatra Utara, Sumatra Barat, hingga Aceh, setelah diguyur hujan ekstrem berhari-hari.

“Saudara-saudara kita di Sumatra sedang benar-benar membutuhkan bantuan. Curah hujan yang sangat tinggi telah memicu banjir bandang dan longsor di banyak titik,” tulis Ferry dalam ajakannya kepada publik.

Ia memaparkan, banjir telah merendam permukiman, memutus akses jalan, mengganggu pasokan listrik, merusak rumah warga, dan melumpuhkan sejumlah fasilitas umum penting. Ribuan warga harus mengungsi dan bertahan dalam kondisi terbatas.

“Air sudah masuk ke rumah, jalanan terputus, listrik padam, dan banyak fasilitas umum tidak bisa dipakai. Ribuan orang kini hidup di pengungsian dengan segala keterbatasan,” lanjut Ferry menggambarkan situasi di lapangan.

Dalam penggalangan dana itu, Ferry juga menjabarkan kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi, mulai dari makanan siap saji, logistik harian, obat-obatan, layanan kesehatan, perlengkapan kebersihan, hingga akses air bersih. Seluruh bantuan ditujukan untuk menunjang kebutuhan dasar warga terdampak sembari menunggu pemulihan infrastruktur dan distribusi bantuan pemerintah.

Menurut data terakhir di laman KitaBisa, kampanye tersebut berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 10.374.634.800 dari 87.692 donatur. Ferry menyebut pencapaian itu sebagai bentuk nyata solidaritas publik terhadap korban bencana di Sumatra.

“Bencana ini memang meninggalkan luka yang dalam bagi ribuan keluarga di Sumatra. Tapi harapan masih ada lewat kepedulian kita semua,” ujar Ferry. Ia menegaskan, penyaluran bantuan akan menyasar seluruh wilayah terdampak, dengan prioritas ke daerah-daerah terpencil dan terisolasi. (detikinet)

Melalui akun Instagram @irwandyferry, Ferry menyampaikan bahwa timnya bersama pihak KitaBisa sedang menyiapkan penyaluran bantuan tahap demi tahap. Ia juga menginformasikan bahwa kampanye tersebut tercatat sebagai penggalangan dana terbesar untuk kategori bencana nasional di platform KitaBisa.

“Informasi dari tim @kitabisacom, penggalangan dana ini tercatat sebagai yang terbesar untuk bencana nasional. Itu semua terjadi karena kepedulian dan sumbangsih teman-teman. Perkembangannya akan kami update secara berkala. Terima kasih banyak,” ungkap Ferry.

Respons publik terlihat jelas di kolom komentar. Banyak warganet yang mengucapkan terima kasih dan mendoakan para donatur, sekaligus menyatakan kesiapan terjun langsung menjadi relawan di lapangan.

“Bang, kalau buka relawan aku siap ikut turun ke lokasi. Semoga bantuan cepat sampai ke saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” tulis salah satu akun. Komentar lain menyebut aksi penggalangan dana Ferry sebagai bukti bahwa solidaritas antarmasyarakat masih kuat, dengan ungkapan seperti “rakyat bantu rakyat” dan doa agar rezeki para donatur dilipatgandakan.

Lonjakan donasi yang berhasil dihimpun Ferry Irwandi dalam waktu singkat ini mempertegas peran besar komunitas digital dalam respon cepat bencana. Di tengah kerusakan infrastruktur dan akses yang terputus di berbagai wilayah Sumatra, kanal donasi daring menjadi salah satu jalur utama penyaluran kepedulian publik bagi warga yang terdampak banjir dan longsor.

Berita Terkait