19 October 2025, 12:12

Detik-detik Wahana Rainbow Slide Roboh di Ketapang, 4 Orang Terluka Termasuk Kru

Wahana seluncur berwarna-warni sepanjang 40 meter dan setinggi 6 meter itu roboh sekitar pukul 20.00 WIB.

Reporter: Redaksi Perspektif
Editor: Anggi Ranf
3,821
Detik-detik Wahana Rainbow Slide Roboh di Ketapang, 4 Orang Terluka Termasuk Kru
Tangkapan layar video viral ambruknya wahana pasar malam di Ketapang, Kalimantan Barat. / Doc: media sosial

Perspektif.co.id - Wahana permainan pasar malam jenis rainbow slide yang berada di halaman Kantor Camat Air Upas, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mengalami insiden tragis saat roboh pada Sabtu malam (18/10/2025). Peristiwa tersebut menyebabkan empat orang terluka, dua di antaranya mengalami patah tulang.

Wahana seluncur berwarna-warni sepanjang 40 meter dan setinggi 6 meter itu roboh sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat bagian tengah wahana runtuh terlebih dahulu, menyebabkan seluruh struktur ikut tertarik dan akhirnya ambruk secara keseluruhan. Beberapa pengunjung yang sedang berada di atas wahana turut terjatuh, bahkan ada yang tertimpa rangka besi.

Kepala Desa Air Upas, Agus Purwanto, membenarkan insiden tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa empat orang menjadi korban, dengan rincian dua orang menderita patah tulang dan dua lainnya mengalami luka ringan. "Salah satu korban yang mengalami patah tulang merupakan kru dari wahana itu sendiri," ujar Agus, Minggu (19/10/2025).

Para korban sempat mendapatkan perawatan awal di IGD Puskesmas Air Upas sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Kota Ketapang untuk penanganan lebih lanjut. Agus menegaskan bahwa pihak desa telah meminta penyelenggara pasar malam untuk bertanggung jawab sepenuhnya atas biaya pengobatan dan perawatan korban.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak penyelenggara, dan mereka harus bertanggung jawab penuh atas semua biaya pengobatan korban," katanya.

Wahana rainbow slide tersebut diketahui baru pertama kali dibuka untuk umum pada malam kejadian. Belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara terkait penyebab keruntuhan struktur wahana, namun pihak berwenang tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengusut kelayakan dan keamanan sarana hiburan tersebut.***

Berita Terkait