14 February 2026, 13:18

Danantara Borong Lahan 5 Hektare dan Hotel 4.641 Kamar di Mekkah, Siapkan 13 Tower untuk Kampung Haji

Aset tersebut akan dikembangkan sebagai bagian dari Proyek Kampung Haji untuk mendukung kebutuhan jemaah haji dan umrah asal Indonesia.

Reporter: M. Ansori
Editor: Deden M Rojani
962
Danantara Borong Lahan 5 Hektare dan Hotel 4.641 Kamar di Mekkah, Siapkan 13 Tower untuk Kampung Haji
Danantara resmi mengakuisisi hotel dengan 4.641 kamar, serta lahan seluas lima hektare di Mekkah, Arab Saudi, untuk pengembangan Proyek Kampung Haji. Ilustrasi (ANTARA/ANDIKA WAHYU).

Perspektif.co.id - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) melakukan langkah ekspansi besar di Arab Saudi dengan mengakuisisi satu hotel berkapasitas 4.641 kamar serta lahan seluas lima hektare di Mekkah. Aset tersebut akan dikembangkan sebagai bagian dari Proyek Kampung Haji untuk mendukung kebutuhan jemaah haji dan umrah asal Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan pembelian ini menjadi tahap awal pembangunan kawasan terintegrasi bagi jemaah Indonesia di Tanah Suci.

“Yang kita lakukan pembelian itu adalah satu hotel terdiri dari 4.641 kamar, lalu lahan total 5 hektare yang akan dibangun 13 tower,” ujar Rosan dalam konferensi pers Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2).

Di atas lahan tersebut, Danantara berencana membangun 13 gedung bertingkat sebagai bagian dari pengembangan kawasan. Pada tahap awal, proyek juga telah mencakup pembangunan sebuah terowongan yang disebut telah selesai. Namun, Rosan belum merinci secara detail konektivitas terowongan tersebut dengan area lain di Mekkah.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan akomodasi bagi jemaah Indonesia, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan efisiensi selama pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

Ke depan, Danantara juga menargetkan perluasan proyek dengan kembali mengakuisisi lahan tambahan yang lokasinya lebih dekat ke Masjidil Haram.

“Next-nya yang akan kita lakukan pembelian lahan kurang lebih jaraknya adalah 600 meter dari Masjidil Haram,” kata Rosan.

Sebelumnya, Danantara telah lebih dulu mengakuisisi aset perhotelan dan real estat di kawasan Thakher City, yang berjarak sekitar 2-3 kilometer dari Masjidil Haram. Di kawasan tersebut terdapat Novotel Thakher Mekkah yang telah beroperasi dengan tiga menara dan sekitar 1.461 kamar di atas lahan pengembangan seluas kurang lebih 4,4 hektare.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir menyebut kawasan Thakher City dirancang untuk berkembang secara bertahap hingga mencapai sekitar 6.000 kamar. Dengan kapasitas tersebut, kawasan ini diperkirakan mampu menampung sekitar 22.000 jemaah atau setara dengan 10 persen dari total kuota haji Indonesia setiap tahunnya.

Berita Terkait