JAKARTA,Perspektif.co.id - Tahun 2026 diperkirakan menjadi periode yang sangat padat untuk Apple, setidaknya jika deretan rumor yang beredar saat ini terbukti akurat. Sejumlah laporan dari media pemantau Apple menyebut perusahaan asal Cupertino itu bukan hanya menyiapkan pembaruan rutin iPhone, iPad, Mac, dan Apple Watch, melainkan juga memperluas portofolio perangkat rumah pintar, layar eksternal baru, hingga perangkat wearable yang lebih “AI-ready”. Dalam salah satu rangkumannya, 9to5Mac bahkan menuliskan, “In total, 25 new products are rumored for the year ahead.”
Gambaran besarnya, gelombang rilis diperkirakan terbagi ke beberapa fase. Pada awal 2026, rumor mengarah pada kemunculan iPhone varian lebih terjangkau yang disebut iPhone 17e, disertai pembaruan iPad generasi baru dan iPad Air yang dikabarkan naik mesin ke chip M4. Di periode ini juga muncul spekulasi AirTag generasi kedua yang membawa peningkatan Ultra Wideband untuk memperluas jangkauan pelacakan dan penguatan aspek keamanan. Di lini Mac, pembaruan terdekat disebut bakal dipimpin MacBook Air dengan chip M5, diikuti MacBook Pro 14 inci dan 16 inci yang membawa opsi chip M5 Pro dan M5 Max.
Salah satu rumor yang paling menyita perhatian justru datang dari segmen “value”—Apple disebut menguji ide MacBook lebih murah yang menggunakan chip seri A (keluarga chip iPhone) untuk menekan biaya dan menjangkau pasar yang lebih sensitif harga, termasuk pelajar dan pengguna pemula. Jika skenario ini terjadi, Apple berpotensi mengubah peta kompetisi laptop entry-level karena mengawinkan ekosistem macOS dengan ongkos komponen yang lebih rendah dibanding lini chip M.
Masih di rentang awal tahun, rumor juga menyinggung pembaruan layar eksternal Apple. Studio Display 2 disebut berpeluang membawa dukungan ProMotion 120Hz dan HDR, sementara satu model layar Mac lain digadang-gadang menjadi penerus lini kelas atas seperti Pro Display XDR. Pada saat yang sama, Apple TV 4K generasi baru diperkirakan mendapat chip yang lebih kencang (dirumorkan A17 Pro) untuk mendukung fitur-fitur Apple Intelligence, bahkan ada spekulasi perangkat itu dapat dibekali kamera bawaan untuk kebutuhan komunikasi video dan fitur berbasis AI.
Dari sisi “Apple Home”, rumor makin ramai karena Apple disebut akan mendorong perangkat rumah pintar yang lebih terintegrasi. 9to5Mac menulis adanya perangkat baru yang dijuluki HomePod Touch—speaker dengan layar sentuh 7 inci yang diklaim akan berfokus pada pengalaman Siri dan fitur AI—serta HomePod mini 2 yang membawa chip baru dan peningkatan audio. Jika benar, arah strategi ini selaras dengan dorongan Apple untuk mengunci pengguna di ekosistemnya: semakin banyak perangkat di rumah, semakin tinggi switching cost, sekaligus memperlebar sumber pendapatan dari layanan dan aksesori.
Memasuki pertengahan tahun, periode yang biasanya dipusatkan pada pembaruan software, Apple diperkirakan kembali menempatkan WWDC sebagai panggung utama. 9to5Mac menyebut WWDC Juni kemungkinan menjadi momen debut iOS 27, iPadOS 27, macOS 27, dan pembaruan platform lain. Di waktu yang berdekatan, dua Mac baru disebut berpotensi meluncur: Mac mini dengan chip M5 (dan opsi M5 Pro) serta Mac Studio yang membawa keluarga M5, termasuk opsi chip kelas atas seperti M5 Max dan M5 Ultra.
Puncak atensi pasar biasanya terjadi pada paruh kedua tahun ketika iPhone baru meluncur. Untuk musim gugur 2026, rumor paling keras adalah Apple bakal membawa iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, dengan peningkatan yang menyasar performa, modem, dan desain layar. 9to5Mac merangkum kemungkinan chip A20 Pro, Face ID di bawah layar untuk mengecilkan Dynamic Island, serta modem C2. Namun, sejumlah sumber menekankan masih ada perbedaan pandangan apakah teknologi under-display Face ID benar-benar siap matang di 2026, atau justru baru hadir sebagian (misalnya Dynamic Island mengecil tetapi belum sepenuhnya hilang).
Di periode yang sama, rumor terbesar adalah kehadiran iPhone lipat pertama Apple—sering disebut iPhone Fold atau iPhone Ultra—dengan desain buku dan material titanium. MacRumors menuliskan bahwa berbagai rumor mengarah pada peluncuran iPhone lipat pada musim gugur 2026 bersamaan dengan model Pro, walau detail nama, desain final, hingga strategi rilisnya masih berkembang.
Bukan hanya iPhone. Pada gelombang rilis akhir tahun, rumor juga menyasar aksesori audio dan wearable. AirPods Pro 3 disebut berpotensi membawa kamera kecil untuk menopang fitur AI seperti “visual intelligence”, sedangkan Apple Watch Series 12 dan Watch Ultra 4 digadang-gadang hadir dengan chip S-class terbaru, pembaruan sensor kesehatan, dan kemungkinan fitur autentikasi tambahan. Di lini iPad, iPad mini dengan layar OLED dan chip A20 Pro juga ikut masuk daftar spekulasi, sementara MacBook Pro generasi berikutnya (M6) disebut bisa tampil dengan redesain besar, lebih tipis dan ringan, serta opsi layar OLED dan kemungkinan layar sentuh.
Ada pula “bonus rumor” yang disebut mungkin diumumkan pada 2026 tetapi jadwal rilisnya belum jelas, bahkan bisa molor ke 2027. 9to5Mac menyebut tiga kandidat utama: aksesori kamera keamanan untuk rumah, video doorbell yang bisa terintegrasi dengan smart lock (bahkan dikaitkan dengan Face ID), serta Apple Glasses yang diposisikan sebagai wearable yang terhubung ke iPhone dan berfokus pada fitur AI dan kamera.
Meski daftar di atas terdengar seperti roadmap yang “rapi”, seluruhnya tetap berada pada ranah rumor dan prediksi, sehingga bisa berubah sewaktu-waktu—baik terkait nama produk, jadwal, maupun spesifikasi. Namun benang merahnya mulai terlihat: Apple diperkirakan akan menekan gas di tiga area sekaligus, yakni memperkuat komputasi berbasis chip baru (M5/M6), memperlebar perangkat rumah pintar sebagai simpul ekosistem, dan mendorong fitur AI lintas perangkat dari iPhone hingga wearable. Kalau skenario ini terealisasi, 2026 berpotensi menjadi tahun yang agresif—bukan cuma soal “produk baru”, tetapi juga soal arah bisnis Apple dalam mengunci pengalaman pengguna dari kantong sampai ruang tamu.