12 December 2025, 13:56

Bocoran Galaxy S26 Ultra: Fast Charging 60W, Wireless Makin Kencang, Pengguna Galaxy Sorak-sorai

Bocoran terbaru soal Samsung Galaxy S26 Ultra membuat penggemar seri Galaxy bersuka cita.

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
1,981
Bocoran Galaxy S26 Ultra: Fast Charging 60W, Wireless Makin Kencang, Pengguna Galaxy Sorak-sorai
Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra Bikin Pengguna Senang Foto: Android Headlines x OnLeaks

Perspektif.co.id - Bocoran terbaru soal Samsung Galaxy S26 Ultra membuat penggemar seri Galaxy bersuka cita. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, Samsung memberi sinyal kuat bahwa lini flagship berikutnya akan membawa lompatan besar di sektor pengisian daya—area yang selama ini kerap jadi keluhan pengguna karena terasa tertinggal dari kompetitor.

Sumber kegaduhan ini datang dari kemunculan adaptor baru Samsung berkode EP-T6010 dengan daya 60W, yang diam-diam sudah nongol di situs resmi perusahaan. Kehadiran charger ini langsung memicu spekulasi bahwa Galaxy S26 Ultra akan menjadi ponsel Samsung pertama yang mendukung pengisian kabel hingga 60W dengan skema Super Fast Charging 3.0.

Adaptor EP-T6010 tercatat memiliki output maksimum 60W, satu port USB-C, dan dukungan USB PD 3.1 PPS—standar yang lebih baru dibanding adaptor 45W lama Samsung yang masih mengandalkan USB PD 3.0 PPS. Samsung juga menonjolkan konsumsi daya siaga yang sangat rendah, hanya 5 mW, sebagai bagian dari efisiensi energi.

Yang membuat pengguna makin antusias, charger ini mampu mengalirkan daya penuh 60W di 3A pada rentang 5–20V tanpa mengharuskan penggunaan kabel USB-C 5A khusus. Ini jadi kabar menyenangkan bagi pemilik Galaxy S25 Ultra yang selama ini harus memakai kabel tertentu untuk bisa menembus daya 45W secara maksimal.

Meski Samsung tidak secara gamblang menyebut Galaxy S26 Ultra dalam materi resmi adaptor tersebut, berbagai analis teknologi sepakat bahwa EP-T6010 nyaris pasti disiapkan sebagai pasangan ideal flagship tahun depan itu.

Menurut laporan Android Police dan Sammobile, Galaxy S26 Ultra diprediksi akan menarik daya puncak sekitar 55W saat baterai benar-benar kosong, lalu menurunkannya ke kisaran 45W ketika kapasitas mencapai 15 persen, sebelum kembali diperlambat setelah melewati 70 persen. Skema kurva pengisian ini dirancang untuk menjaga suhu perangkat tetap terkontrol sekaligus mempertahankan kesehatan baterai dalam jangka panjang.

Rumor lain menyebut kapasitas baterai tetap berada di kisaran 5.000 mAh, namun dipadukan dengan algoritma pengisian baru agar proses charging lebih efisien dan aman. Artinya, meski angka kapasitas di atas kertas tidak berubah drastis, pengalaman pengguna diharapkan membaik berkat manajemen daya yang lebih cerdas.

Peningkatan tak hanya menyasar pengisian lewat kabel. Galaxy S26 Ultra juga digadang-gadang akan membawa lonjakan besar pada kemampuan *wireless charging*, dari sebelumnya 15W menjadi sekitar 25W. Lebih jauh, untuk pertama kalinya Samsung disebut bakal menyematkan magnet bawaan di dalam bodi untuk mendukung standar Qi 2.2, pendekatan yang mirip konsep MagSafe di ekosistem iPhone.

Langkah ini membuka peluang pengalaman *wireless charging* yang lebih stabil, cepat, dan ramah aksesori pihak ketiga. Penempatan magnet akan membantu ponsel menempel lebih presisi ke pad atau *dock* pengisian, meminimalkan posisi meleset yang selama ini kerap membuat pengisian lambat atau terputus. “Kalau benar Samsung akhirnya mengadopsi sistem magnetis ala Qi2, ini bisa jadi titik balik pengalaman *wireless charging* di lini Galaxy,” ujar salah satu analis yang dikutip dalam laporan tersebut.

Meski demikian, seluruh bocoran ini masih menunggu pembuktian resmi. Detail lengkap soal dukungan 60W, skema pengisian 55W–45W, kapasitas baterai, hingga kehadiran magnet untuk Qi2 baru akan terkonfirmasi di panggung Galaxy Unpacked yang diperkirakan digelar pada Januari atau Februari tahun depan. Saat itulah akan terlihat apakah Samsung benar-benar berani melangkah lebih agresif di sektor pengisian daya, atau memilih bermain aman seperti generasi sebelumnya.

Berita Terkait