31 December 2025, 12:56

Waspada! BEI Rilis 70 Emiten Berpotensi Delisting, Ada 3 BUMN Karya Masuk Daftar

Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis daftar 70 perusahaan tercatat yang masuk radar potensi delisting atau pembatalan pencatatan saham

Reporter: M. Ansori
Editor: Zainur Akbar
1,652
Waspada! BEI Rilis 70 Emiten Berpotensi Delisting, Ada 3 BUMN Karya Masuk Daftar
Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis daftar 70 perusahaan yang terancam dibatalkan pencatatan sahamnya di pasar modal alias delisting. Ilustrasi. (Adhi Wicaksono).

Perspektif.co.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis daftar 70 perusahaan tercatat yang masuk radar potensi delisting atau pembatalan pencatatan saham, seiring lamanya penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham sejumlah emiten. Informasi itu tertuang dalam Pengumuman Bursa Nomor Peng-00003/BEI.PLP/12-2025 yang mengungkap bahwa per 30 Desember 2025 terdapat saham emiten yang sudah disuspensi enam bulan atau lebih

Dari daftar tersebut, terdapat tiga BUMN yang ikut tercantum, yakni PT Indofarma Tbk (INAF), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). Selain itu, BEI juga mencatat PT PP Properti Tbk (PPRO)—anak usaha PT PP (Persero) Tbk—masuk dalam daftar potensi delisting. 

BEI menjelaskan, merujuk Peraturan Bursa Nomor I-N tentang Pembatalan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting), delisting dapat dilakukan apabila perusahaan mengalami kondisi/peristiwa signifikan yang berdampak negatif pada kelangsungan usaha, tidak memenuhi persyaratan pencatatan, atau sahamnya disuspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai maupun seluruh pasar paling singkat 24 bulan

Di sisi lain, aturan tersebut juga mengatur mekanisme peringatan lebih dini ketika suspensi telah berlangsung enam bulan berturut-turut. “Per tanggal 30 Desember 2025, suspensi efek atas perusahaan tercatat berikut ini telah mencapai jangka waktu enam bulan atau lebih,” ujar Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI Adi Pratomo Aryanto dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (30/12). 
Sementara itu, mengacu ketentuan di aturan yang sama, pengumuman potensi delisting akan disampaikan kembali secara berkala setiap Juni dan Desember sampai suspensi dicabut atau delisting dilakukan. 

Berikut daftar 70 emiten/perusahaan tercatat yang masuk pengumuman potensi delisting per 30 Desember 2025 (disertai kode saham, tanggal suspensi, dan lama suspensi):

  1. PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI), suspensi 30 Oktober 2024, 14 bulan
  2. PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY), suspensi 2 Desember 2019, 74 bulan
  3. PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI), suspensi 2 Juli 2024, 18 bulan
  4. PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), suspensi 17 Februari 2025, 10 bulan
  5. PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA), suspensi 2 Juli 2024, 18 bulan
  6. PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS), suspensi 16 Februari 2024, 22 bulan
  7. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), suspensi 27 Mei 2019, 80 bulan
  8. PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF), suspensi 16 Februari 2023, 34 bulan
  9. PT Cowell Development Tbk (COWL), suspensi 13 Juli 2020, 66 bulan
  10. PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI), suspensi 3 Juli 2023, 30 bulan
  11. PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL), suspensi 16 Februari 2024, 22 bulan
  12. PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK), suspensi 30 Agustus 2021, 52 bulan
  13. PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY), suspensi 1 Desember 2020, 61 bulan
  14. PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA), suspensi 1 Februari 2024, 23 bulan
  15. PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW), suspensi 31 Januari 2025, 11 bulan
  16. PT Aksara Global Development Tbk (GAMA), suspensi 3 Juli 2023, 30 bulan
  17. PT Golden Plantation Tbk (GOLL), suspensi 30 Januari 2019, 84 bulan
  18. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU), suspensi 3 Juli 2023, 30 bulan
  19. PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME), suspensi 3 Februari 2020, 71 bulan
  20. PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL), suspensi 1 Agustus 2022, 41 bulan
  21. PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP), suspensi 16 Februari 2024, 22 bulan
  22. PT Indofarma Tbk (INAF), suspensi 2 Juli 2024, 18 bulan
  23. PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE), suspensi 6 September 2024, 16 bulan
  24. PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY), suspensi 1 Agustus 2022, 41 bulan
  25. PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), suspensi 18 April 2024, 20 bulan
  26. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI), suspensi 23 April 2019, 81 bulan
  27. PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP), suspensi 2 Mei 2019, 81 bulan
  28. PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS), suspensi 1 Agustus 2022, 41 bulan
  29. PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH), suspensi 31 Januari 2025, 11 bulan
  30. PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA), suspensi 17 Februari 2020, 71 bulan
  31. PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP), suspensi 18 Juli 2022, 42 bulan
  32. PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI), suspensi 31 Januari 2025, 11 bulan
  33. PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), suspensi 2 Juli 2024, 18 bulan
  34. PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA), suspensi 31 Agustus 2020, 64 bulan
  35. PT Metro Realty Tbk (MTSM), suspensi 31 Januari 2025, 11 bulan
  36. PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX), suspensi 31 Januari 2025, 11 bulan
  37. PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA), suspensi 31 Agustus 2020, 64 bulan
  38. PT Polaris Investama Tbk (PLAS), suspensi 28 Desember 2018, 85 bulan
  39. PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN), suspensi 31 Januari 2025, 11 bulan
  40. PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL), suspensi 2 Juli 2024, 18 bulan
  41. PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL), suspensi 10 Juni 2020, 67 bulan
  42. PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA), suspensi 24 November 2020, 62 bulan
  43. PT PP Properti Tbk (PPRO), suspensi 15 Oktober 2024, 14 bulan
  44. PT Master Print Tbk (PTMR), suspensi 26 Juni 2025, 6 bulan
  45. PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE), suspensi 1 Agustus 2022, 41 bulan
  46. PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO), suspensi 11 Februari 2020, 71 bulan
  47. PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK), suspensi 31 Januari 2025, 11 bulan
  48. PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), suspensi 2 Juli 2024, 18 bulan
  49. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA), suspensi 17 Februari 2020, 71 bulan
  50. PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB), suspensi 17 Februari 2020, 71 bulan
  51. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB), suspensi 31 Januari 2025, 11 bulan
  52. PT SMR Utama Tbk (SMRU), suspensi 23 Januari 2020, 72 bulan
  53. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), suspensi 18 Mei 2021, 56 bulan
  54. PT Sugih Energy Tbk (SUGI), suspensi 1 Juli 2019, 79 bulan
  55. PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), suspensi 30 April 2025, 8 bulan
  56. PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM), suspensi 27 April 2021, 56 bulan
  57. PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH), suspensi 7 Agustus 2023, 29 bulan
  58. PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE), suspensi 27 Desember 2024, 12 bulan
  59. PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA), suspensi 23 Juni 2025, 6 bulan
  60. PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), suspensi 26 Mei 2025, 7 bulan
  61. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS), suspensi 2 Juli 2024, 18 bulan
  62. PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS), suspensi 2 Juli 2024, 18 bulan
  63. PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), suspensi 23 Januari 2020, 72 bulan
  64. PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL), suspensi 2 Mei 2019, 81 bulan
  65. PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), suspensi 17 Juli 2019, 78 bulan
  66. PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT), suspensi 1 Maret 2021, 58 bulan
  67. PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO), suspensi 31 Januari 2025, 11 bulan
  68. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), suspensi 18 Februari 2025, 10 bulan
  69. PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP), suspensi 13 Mei 2024, 19 bulan
  70. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), suspensi 8 Mei 2023, 32 bulan 

Berita Terkait